Sudah kurang lebih 2 bulan ini, masyarakat Indonesia dihantui dengan adanya keberadaan virus covid-19. Maka dari itu, untuk bisa tetap sehat dan terhindar dari penularan virus covid-19 ini, masyarakat hendaknya patuh terhadap ketentuan yang dianjurkan oleh pemerintah. Selain itu, masyarakat juga perlu melakukan beberapa hal yang menunjang pencegahan virus ini menyebar lebih luas lagi. Kira – kira apa saja ya hal – hal yang dapat dilakukan? Penasaran? Yuk, simak informasinya berikut ini ya!

Mencuci Tangan dengan Sabun

Hal pertama yang dapat Anda lakukan guna mencegah penyebaran virus covid-19 ini adalah dengan mencuci tangan Anda dengan menggunakan sabun. Memang, sebelum adanya virus covid-19 ini, sebenarnya mencuci tangan dengan sabun merupakan sebuah hal yang wajar untuk dilakukan dan memang semestinya untuk dilakukan. Namun, dalam rangka pencegahan penyebaran virus ini, proses mencuci tangan yang diharapkan adanya lebih intens dan juga dilengkapi dengan sabun yang dapat membunuh kuman, bakteri, serta virus yang menempel pada tangan Anda. gunakan sabun yang baik dan cuci tangan Anda sesuai ketentuan. Gerakan tangan Anda seperti ketentuan pencucian tangan dan jangan tergesa – gesa. Pastikan tangan Anda sudah benar – benar bersih, barulah Anda bisa membilas tangan Anda tersebut.

Pencucian tangan ada baiknya dilakukan sesering mungkin saat Anda sedang menyentuh barang – barang asing. Misalnya seperti gagang pintu rumah orang lain atau tempat umum, memegang pegangan tangga, ke tempat – tempat umum, dan lain sebagainya. jangan lupa untuk melakukan pencucian tangan saat Anda hendak masuk ke dalam rumah. Agar Anda tidak membawa kotoran dari luar ke dalam rumah.

Jika Anda berada di luar rumah dan kesulitan untuk menemui wastafel atau tempat mencuci tangan, Anda bisa melakukan pencucian tangan dengan menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer dapat digunakan untuk mencuci tangan dengan lebih praktis sehingga Anda tidak perlu membilas tangan Anda kembali. Namun, dalam prakteknya, ada baiknya Anda untuk tidak terlalu sering menggunakan hand sanitizer ini karena malah akan merusak lapisan kulit tangan Anda Jika terlalu sering.

Tidak Menyentuh Wajah

Hal kedua yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 ini adalah dengan menghindari tangan Anda untuk menyentuh wajah Anda, khususnya saat Anda berada di luar rumah, atau di tempat – tempat khalayak ramai. Sebab, dengan menyentuh wajah, maka penyebaran akan lebih rentan terjadi mengingat di bagian wajah, akan lebih mudah terhirup oleh kita serta pori – pori lebih besar sehingga memudahkan virus covid-19 yang ukurannya sangat kecil untuk masuk ke dalam tubuh kita. Maka dari itu, jika Anda terpaksa menyentuh wajah Anda, cucilah tangan Anda dahulu hingga bersih dengan menggunakan sabun, baru kemudian Anda bisa menyentuh wajah Anda.

Menggunakan Masker

Selanjutnya, Hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan masker. Memang, saat awal penyebaran covid-19 ini, diberitahukan bahwa penggunaan masker ada baiknya untuk digunakan oleh para penderitanya saja. Karena yang menentukan virus tersebut menyebar kemana – mana adalah penderitanya sendiri. Namun, semakin seringnya kasus yang muncul akibat virus ini membuat pemerintah menganjurkan untuk setiap orang agar mengenakan masker saat bepergian keluar rumah.

Masker sekali pakai memang saat ini semakin sulit ditemukan dan dijual dengan harga yang mahal, maka dari itu, pemerintah menganjurkan untuk menggunakan masker kain yang dapat digunakan hingga beberapa kali pakai dan bisa dicuci. Namun, jangan biarkan Anda menggunakan masker kain yang sama lebih dari 4 jam berturut – turut. Sebab kabarnya, masker kain yang demikian tidak efektif untuk menjaga Anda dari virus – virus yang ada di luar sana. Penggunaan masker ditujukan agar ada yang menahan kotoran – kotoran asing dari luar untuk masuk ke saluran pernafasan Anda. sehingga potensi tertular virus dapat dikurangi.

Menghindari Keramaian

Selanjutnya, hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghindari keramaian. Memang, manusia diciptakan sebagai makhluk sosial dimana manusia perlu untuk berinteraksi antar sesama. Meskipun begitu, ada baiknya di masa pandemic ini, Anda menghindari keramaian – keramaian di luar sana. Hal ini dikarenakan keramaian akan sangat rentan menjadi media penularan covid-19 ini. dengan jarak yang tidak berjauhan dapat membuat virus dari satu orang menyebar ke banyak orang yang berada di kawasan yang sama.

Apalagi, tanda – tanda covid-19 tidak bisa langsung diketahui gejalanya meskipun seseorang sudah terinfeksi virus tersebut. Sehingga ada baiknya untuk tetap waspada, dan menjaga jarak dengan orang lain. hindari juga duduk bersebelahan dengan orang lain di tempat umum. Terapkan social distancing sejauh 1,5 meter antara 1 orang dengan orang lainnya untuk memperkecil potensi seseorang tertular covid-19 ini.

Menyediakan Desinfektan

Dan yang terakhir, jangan lupa untuk menyediakan desinfektan di rumah Anda. semprotkan disinfektan ke perabot – perabot rumah Anda dan ke bagian – bagian rumah yang seringkali disentuh anggota keluarga Anda. Anda juga bisa menyemprotkan cairan desinfektan ini ke pagar rumah Anda dan bagian depan rumah Anda yang notabenenya dilalui banyak orang.

Kemudian juga, apabila Anda menggunakan jasa pengiriman barang dalam membeli sesuatu, ada baiknya paket yang sampai dan Anda terima Anda semprotkan terlebih dahulu dengan menggunakan desinfektan untuk memastikan bahwa paket yang Anda terima terbebas dari virus yang berbahaya.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai cara untuk mencegah penyebaran covid-19. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk Anda.

Pada pandemi covid-19 saat ini menjadikan para tenaga medis bekerja ekstra keras sehingga menyebabkan tekanan baik tekanan fisik maupun tekanan batin dan pikiran. Hal ini sangat berat bagi mereka apalagi untuk pulang para tenaga medis pun takut jika membawa penyakit dan bisa menularkan kepada keluarga.

Rasa hati ingin selalu pulang dan berkumpul akan tetapi demi kebaikan keluarga para tenaga medis memilih untuk tidak pulang. Namun apabila Anda juga termasuk tenaga medis maka harus tetap semangat. Kesehatan mental Anda juga sangat penting walaupun Anda kini bertaruh nyawa demi kesehatan orang lain.

Oleh karena itu, di sini akan kita bahas mengenai berbagai cara untuk bisa menahan tekanan mental yang hampir setiap waktu selalu menempa tak kenal lelah. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan :

Gunakan Teknologi Video Call atau Telepon Biasa untuk Menghubungi Anggota Keluarga Tersayang pada saat Waktu Senggang

Pada saat waktu senggang pada shift Anda atau saat Anda sudah selesai shift dan berada di mess tenaga kesehatan, di kos, atau di mana saja. Sempatkan untuk melakukan komunikasi dengan keluarga tercinta. Gunakan media video call untuk sekedar menatap wajah mereka dan mereka pun bisa menatap wajah Anda.

Tanyakan apa yang menghibur Anda saat itu, ucapkan segala yang ada dalam pikiran Anda kepada para anggota keluarga. Anda juga bisa bercerita apa saja yang terjadi pada hari tersebut kepada sanak saudara terdekat. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam menjaga kesehatan mental.

Ungkapkan Keluh Kesah kepada Orang yang Terpercaya

Selanjutnya, jika Anda memiliki masalah yang cukup besar maka ungkapkan dan ceritakan kepada orang yang paling dekat dengan Anda, bisa ibu, ayah, pacar, sahabat, atau pasangan (suami/isteri). Ungkapkan apa yang menjadi masalah Anda, apa yang mengganjal pada diri Anda sehingga beban tidak akan terasa terlalu berat lagi, walaupun tidak hilang namun setidaknya sudah sangat berkurang.

Seharusnya Pihak Atasan Fasilitas Kesehatan Melakukan Rotasi Pekerjaan Antar Tenaga Medis Agar Tidak Bosan

Untuk cara yang berikutnya ini bukan hal yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan yang terjun ke lapangan, akan tetapi menyangkut para atasan fasilitas kesehatan. Seharusnya dilakukan beberapa kali rotasi tempat kerja sehingga para  tenaga medis tidak bosan dengan keadaannya, misalnya perawat UGD dipindahkan menjadi perawat di ruang isolasi dan masih banyak lagi.

Dengan seperti ini maka para tenaga medis bisa melakukan pekerjaan yang baru sehingga tidak bosan. Namun, pekerjaan yang dimaksud adalah pekerjaan yang bisa digantikan berbeda lagi jika pekerjaan tersebut memang butuh keahlian khusus sehingga tidak bisa digantikan secara sembarangan.

Para tenaga medis yang tidak pernah diganti psoisinya pasti akan merasa bosan apalagi dengan mengurusi banyak sekali pasien yang selalu datang silih berganti sehingga rotasi bisa menjadi salah satu pilihan utama.

Tambah kembali Solidaritas antar Kawan Sejawat agar Tidak Bosan

Selanjutnya, Anda bisa menambah kembali solidaritas atau ikatan pertemanan dengan berbagai teman sejawat. Jika sedang tidak ada pasian, Anda boleh sekali melakukan joget-joget atau menyanyi dengan teman sejawat asal tetap dalam konteks yang masih sopan

Carilah tempat yang kira-kira aman untuk bermain sederhana agar tidak terlihat tidak menghargai para pasien. Namun jika Anda ingin mengajak para penderita untuk ikut menari di atas bednya pun juga boleh. Lakukan apa yang bisa menghibur Anda asal tetap dalam konteks yang masih sopan dan menghargai agar pikiran Anda tidak kalut dengan permasalahan kali ini.

Gunakan Fasilitas Konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater

Jika Anda bekerja di Rumah Sakit biasanya dari pihak rumah sakit telah menyediakan fasilitas konsultasi psikologis yang bisa dimanfaatkan bagi para tenaga medis yang sangat stress menangani berbagai kasus saat ini. Oleh karena itu, manfaatkan dengan baik untuk bertemu dengan psikolog atau psikiater.

Namun, jika fasilitas kesehatan tidak memberikan layanan ini maka Anda bisa juga melakukan konsultasi via online baik dengan menggunakan aplikasi maupun dalam bentuk gerakan para psikolog Indonesia dengan cara personal chat untuk memberikan dukungan-dukungan dan support mental para tenaga medis yang kini masih dan masih terus menangani berbagai virus mematikan dan terjadi sangat cepat.

Coba Ambil dan Pandang Pekerjaan Dari Sisi Positif

Untuk kesehatan mental Anda yang lain adalah dengan memandang semua pekerjaan itu selalu ada sisi positifnya, JIKA Anda dalam keadaan seperti itu maka istirahatlah dan jika pikiran Anda telah dingin maka Anda bisa berpikir dengan jernih. Semua orang membutuhkan Anda dalam penanganan penyakit yang menyerang dengan sangat cepat dan mematikan yang satu ini.

Anda harus memandang apa yang menjadi kelebihan dari suatu masalah Anda sehingga bisa membangkitkan semangat dan akhirnya lama-lama akan lupa. Dengan terfokus pada sisi positifnya maka kita semua tidak berhak melakukan berbagai pekerjaan, sekolah, dan lain sebagainya.

Tetap cari apa yang positif dari segala permasalahan tersebut Anda dalam menangani COVID-19 dan jangan menyerah.

Kesimpulan

Itu tadi beberapa poin penting yang bisa Anda lakukan untuk kesehatan mental Anda sebagai tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas mulia pada pandemi Covid-19 saat ini. Tetap semangat dalam bekerja, pekerjaan Anda adalah pekerjaan yang sangat berisiko namun tetap Anda jalani dengan baik. Semoga Tuhan selalu menerangi jalan Anda dan semoga Pandemi ini segera berakhir.

Virus Corona atau Covid-19 telah menjadi bencana dunia yang menyerang tidak hanya satu atau dua negara saja, tetapi hampir semua negara. Berbagai dampak negatif yang disebabkan oleh virus berbahaya ini telah membuat seluruh masyarakat dunia perlu waspada di mana pun mereka berada. Bahkan, hingga beberapa negara memutuskan untuk memberlakukan kebijakan lockdown untuk mencegah penyebarannya yang semakin masif. Selain kebijakan lockdown, pemberlakukan work from home (WFH) atau bekerja di rumah juga dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus di tempat kerja. Sehingga, cara ini dipilih sebagai cara yang efektif namun tetap bisa produktif untuk menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan di masa pandemi ini dengan mengerjakannya di rumah masing-masing.

Dari serentetan kebijakan yang diberlakukan, yang tidak kalah penting adalah penerapan akan kebersihan, baik kebersihan diri, lingkungan, dan barang belanjaan Anda. Karena tidak bisa dihindari, walaupun terdapat pelarangan untuk berada di tempat yang ramai, setiap orang perlu berbelanja untuk bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari terutama dalam memenuhi kebutuhan asupan gizi keluarga. 

Sehingga, sebagian besar orang pun masih tetap pergi ke pasar maupun supermarket untuk membeli kebutuhan-kebutuhan tersebut. Dan barang-barang yang Anda beli perlu diperhatikan kebersihannya, mengingat penularan Covid-19 juga bisa melalui permukaan atau barang yang terinfeksi lalu tangan Anda menyentuh bagian dari wajah Anda.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Barang Belanjaan Anda

Sangat tidak mungkin jika selama memberlakukan stay at home dalam masa pandemi Covid-19 ini setiap orang tidak berbelanja, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti sembako, buah, sayur, dan perlengkapan mandi berupa sabun, sampo, dan pasta gigi. Kebutuhan-kebutuhan tersebut adalah kebutuhan primer yang digunakan sehari-hari dan akan segera habis. Oleh karena itu, Anda perlu untuk berbelanja. Namun, dalam masa ini kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting, di mana menjaga agar barang-barang belanjaan yang berada di luar tersebut dan telah banyak terpapar bisa digunakan secara aman oleh Anda. 

Biasanya ketika berbelanja, para pembeli akan melihat dan mengecek setiap barang dengan menyentuhnya. Hal tersebut pun berpotensi untuk memindahkan virus ke barang-barang tersebut dan kemudian akan dipegang orang lain kembali. Hal ini lah yang membuat proses pemaparan virus semakin meluas. Sehingga, penting sekali untuk menjaga kebersihan barang belanjaan Anda. Terutama ketika sudah sampai di rumah, agar barang tersebut tidak disentuh oleh anggota keluarga yang lain sebelum dibersihkan.

Upaya membersihkan ini adalah bagian dari menjaga dan melindungi keluarga Anda dari paparan virus Covid-19 yang membahayakan tersebut. Selain itu, hal ini juga menjadi upaya untuk bisa memberikan barang-barang dan makanan yang bersih dan sehat untuk keluarga Anda. Dengan makanan yang sehat, maka keluarga juga akan sehat dan mampu mempertahankan kekebalan tubuhnya dari hadirnya virus-virus.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Akan Kebersihan Barang Belanjaan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan khususnya pada kebersihan barang-barang belanjaan Anda. Di mana kemungkinan berbagai macam virus bisa saja menempel pada barang belanjaan termasuk Covid-19. Agar Anda tidak terpapar akan virus tersebut, maka berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan barang belanjaan Anda tersebut.

  1. 1.Pastikan Kebersihan Tangan Anda

Tangan menjadi salah satu organ tubuh yang paling mudah dan paling sering terpapar. Karena tangan lah yang lebih aktif untuk menyentuh apa saja. Sehingga kebersihan tangan perlu untuk diperhatikan lebih terutama di tengah pandemi Covid-19 ini. Anda perlu berhati-hati terhadap segala sesuatu yang Anda sentuh. Sering lah untuk membersihkannya dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Begitu pun saat Anda akan berbelanja, juga bersihkan terlebih dahulu tangan Anda sebelum memegang barang belanjaan. Jika Anda menggunakan troli atau keranjang barang, usahakan untuk membersihkan pegangannya karena alat tersebut telah digunakan oleh banyak orang. Selain itu juga usahakan untuk memegang barang-barang yang memang akan Anda beli saja. Sebelumnya Anda bisa membuat daftar belanja agar lebih cepat dan sesuai tujuan. 

  1. Membersihkan Kemasan

Jika Anda membeli makanan kemasan, untuk makanan yang berada di dalam kemasan akan relatif aman dari paparan virus. Namun, tidak untuk kemasannya. Kemasan tersebut bisa saja telah tersentuh oleh beberapa orang yang juga akan membeli. Sehingga, Anda perlu untuk berhati-hati. Sebelum mengkonsumsinya, bersihkan dahulu kemasan makanan tersebut dengan menggunakan cairan disinfektan yang dituangkan ke sebuah kain lalu gunakan untuk membersihkan kemasannya. Baru setelah itu, Anda bisa mengkonsumsinya.

  1. Mencuci Buah Dan Sayur Yang Dibeli

Buah dan sayur yang Anda beli, sesampainya di rumah segera dibersihkan dengan cara mencucinya dengan air bersih yang mengalir serta gunakan sabun khusus untuk mencuci bahan makanan. Hal tersebut dikarenakan, selama buah dan sayur berada di pasar atau supermarket biasanya dipajang, sehingga peluang untuk terpapar sangat lah besar. 

  1. Membersihkan Kantong Plastik Atau Tas Kain

Ketika Anda berbelanja, biasanya Anda akan mendapat kantong plastik sebagai wadah barang-barang belanjaan Anda atau Anda yang membawa tas belanja sendiri dari rumah. Agar plastik bisa digunakan kembali misalnya sebagai tempat sampah, maka plastik tersebut bisa diletakkan di luar rumah terlebih dahulu baru kemudian digunakan. Sedangkan tas kain untuk berbelanja harus segera dicuci agar bisa digunakan untuk berbelanja kembali.

Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Begitu pun dengan barang-barang belanjaan yang bersih tentu akan baik untuk pembelinya. Menjaga kebersihan barang belanjaan haruslah diperhatikan dengan baik agar penularan virus Covid-19 dapat diminimalisir.

Di tengah merebaknya virus Covid-19, ada banyak sektor di setiap negara yang mengalami penurunan secara drastis. Salah satunya di sektor ekonomi yang membuat masyarakat berkeluh kesah akan merosotnya pemasukan yang mereka dapatkan. Bahkan tidak sedikit para pelaku bisnis yang melakukan banting stir dengan mengubah jenis usahanya yang bisa di sesuaikan dengan kondisi saat ini. Selain itu banyak juga karyawan yang ter-PHK maupun diberhentikan sejenak di masa Covid-19 ini. Hal tersebut tentu saja menjadi fenomena yang miris, di mana ekonomi merupakan bagian terpenting dalam sistem kehidupan. Dengan bekerja, maka setiap orang akan memiliki penghasilan untuk bisa mempertahankan hidupnya dan memenuhi kebutuhan lainnya.

Sedangkan di dalam realitanya, masyarakat terbagi menjadi beberapa golongan, yakni golongan atas, golongan menengah, dan golongan bawah. Momen ini tentu akan menjadi kesulitan tersendiri bagi masyarakat golongan bawah dan menengah. Tidak adanya pemasukan, namun pengeluaran terus terjadi, sehingga membuatnya tidak berjalan secara seimbang. Oleh karena itu, masyarakat perlu untuk memutar otak lebih keras agar bisa tetap memenuhi kebutuhannya sehari-hari di tengah pandemi ini. Begitu pun di dalam menjalankan bisnis, setiap pelaku bisnis harus memikirkan strategi baru agar bisnisnya tidak mengalami kebangkrutan. 

Dilema Pelaku Bisnis Di Tengah Covid-19

Karyawan di lembaga-lembaga pemerintahan yang ketika pemberlakuan kebijakan work from home (WFH) dan menjalani stay at home akan tetap bekerja dengan mengerjakan tugas-tugas kantornya dari rumah serta tetap mendapatkan gaji. Namun, hal ini berbeda dengan perusahaan swasta. Ada banyak permasalahan yang dialami oleh para pelaku bisnis di masa pandemi ini. Di mana pemasukan yang berkurang, namun harus tetap menggaji semua karyawannya, serta harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang harus menjalankan physical distancing sebagai upaya untuk memutus penyebaran virus tersebut. 

Jika pelaku bisnis mentaati peraturan tersebut, otomatis bisnis-bisnis akan berhenti beroperasi dan setiap industri akan menghentikan mesin-mesinnya untuk memproduksi produk, sehingga tidak ada laba yang bisa didapatkan perusahaan-perusahaan tersebut. Dampak buruknya selain tidak adanya keuntungan, maka pelaku usaha pun terpaksa harus mem-PHK karyawannya karena tidak kuat untuk memberikan gaji. 

Namun, saat ini pun masih ada beberapa orang yang tetap menjalankan pekerjaannya dengan pergi ke kantor seperti biasanya. Hal tersebut tentu saja memiliki risiko bagi para pekerja ketika mereka dalam perjalanan menuju kantor, ketika di kantor, dan ketika kembali ke rumah untuk bisa terpapar atau tertular virus tersebut di mana saja. Hal tersebut mereka lakukan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap perusahaan dan usaha dari perusahaan agar bisnisnya tidak berhenti begitu saja tanpa adanya keuntungan yang bisa didapatkan.

Mengoptimalkan Bisnis Online Di Masa Pandemi

Hadirnya Covid-19 yang mengganggu perekonomian para pelaku bisnis, nampaknya masih memberi kehidupan pada beberapa sektor yang masih bisa bertahan menjalankan roda perekonomiannya di masa ini. Misalnya saja apotek yang semakin ramai dikarenakan setiap orang dalam kondisi ini membutuhkan obat, vitamin, dan masker. Selain itu provider internet yang bisa meningkatkan keuntungannya dikarenakan adanya kebijakan work from home (WFH) di mana kebutuhan akan kuota internet semakin meningkat. 

Namun, bagaimana dengan pengusaha-pengusaha lainnya? Ini lah yang perlu untuk disiasati, mengingat saat ini merupakan eranya digital. Di mana teknologi yang semakin maju memungkinkan banyak bidang, tidak terkecuali bidang ekonomi untuk memanfaatkan teknologi dalam membantu pekerjaannya. Pemasaran secara digital bisa menjadi pilihan di masa pandemi ini tanpa harus keluar rumah dan berkumpul dengan orang banyak. Namun, aktivitas ekonomi tetap bisa berjalan dengan memanfaatkan jaringan internet tersebut. 

Di sini lah pentingnya bagi para pelaku bisnis untuk bisa bergerak secara cepat di dalam merubahnya dan cepat di dalam melakukan adaptasi dengan strategi yang baru. Pelaku bisnis juga perlu untuk merencanakan segalanya dalam menjalankan bisnis tersebut dari awal hingga ke depannya. Sehingga, bisnis dapat terus produktif walaupun di tengah pemberlakukan kebijakan physical distancing

Peluang-peluang bisnis online tersebut misalnya saja berupa reseller dan dropship yang bisa memanfaatkan website, media sosial, dan marketplace sebagai media promosi atau penjualan produk. Hal tersebut akan sesuai karena saat ini juga mayoritas masyarakat memiliki akun media sosial dan pola kebiasaan masyarakat yang saat ini semakin banyak melakukan belanja melalui sistem online. Sehingga, Anda hanya perlu memikirkan strategi marketing seperti apa yang harus dijalankan agar para konsumen tertarik atau menaruh minat besar pada produk Anda. 

Dan juga yang perlu diperhatikan dalam berbisnis online adalah mengusahakan agar website Anda bisa berada di urutan pertama dalam search engine. Hal ini akan sangat berpengaruh pada proses branding produk-produk Anda dan memudahkan konsumen untuk menemukan produk yang sedang dibutuhkannya.

Oleh karena itu, di masa pandemi Covid-19 ini yang belum jelas kapan akan segera berakhir  sangat lah menuntut kreativitas para pelaku bisnis untuk bisa menghadirkan inovasi-inovasinya dalam menjalankan bisnis secara online. Penting untuk membina hubungan yang baik dan mendapatkan perhatian dari para konsumen akan bisnis Anda tersebut. Bukan saja berfokus kepada tujuan keuntungan yang ingin Anda capai, tetapi juga memengaruhi konsumen untuk loyal atau setia pada bisnis Anda. Dengan begitu, konsumen pun akan selalu stand by dengan media sosialnya untuk memantau karya terbaru dari Anda. 

Sangat diketahui dengan jelas bahwa melewati masa pandemi Covid-19 bukanlah hal yang mudah, terutama bagi perekonomian. Namun, agar bisa terus melanjutkan kehidupan, maka tidak ada salahnya jika merubah sistem dalam mendapatkan pemasukan dan terus mengusahakan untuk bisa beradaptasi dengan baik dengan perubahan tersebut.