Menjaga kebersihan pesawat adalah salah satu cara menjaga kepuasan pelanggan dalam dunia aviasi. Membersihkan pesawat sama sekali berbeda, tidak seperti membersihkan truk atau mobil yang tinggal semprot dan sikat. Pembersihan pesawat tidak lah mudah dilakukan banyak tantangan pembersihan pesawat dalam dunia aviasi. Padahal banyak sekali manfaat yang didapatkan maskapai dari kegiatan membersihkan pesawat.

Manfaat Membersihkan Pesawat Bagi Maskapai

Bukan tanpa alasan pesawat harus dibersihkan karena sesungguhnya banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan. Dalam kegiatan pembersihan pesawat banyak hal yang akan didapatkan oleh pesawat atau maskapai pemiliknya. Berikut ini adalah manfaat membersihkan pesawat bagi sebuah maskapai:

  • Penampilan luar lebih bagus. Dengan melakukan prosedur pembersihan pesawat secara rutin maka penampilan eksterior sebuah pesawat akan semakin bagus. Cat eksterior atau body pesawat akan terlihat berkilau dan tampil lebih menawan. Ini akan menarik perhatian bagi konsumen pengguna jasa penerbangan di seluruh dunia. Perhatian konsumen akan lebih besar terhadap maskapai yang memiliki unit pesawat dengan penampilan luar yang menawan.
  • Aerodinamis terjaga. Dengan permukaan pesawat yang bersih maka tidak ada kotoran atau debu yang menempel, sehingga hambatan gaya aerodinamis akan menurun. Maka dari itu pesawat yang bersih aerodinamisnya akan lebih terjaga dengan baik.
  • Hemat bahan bakar. Pesawat yang rutin dibersihkan akan menyebabkan seluruh komponennya terjaga dengan baik. Kinerja mesin pesawat akan lebih baik sehingga akan irit penggunaan bahan bakar dibandingkan dengan pesawat yang tidak dibersihkan.
  • Penghematan biaya. Mungkin prosedur pembersihan pesawat membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi tujuan akhirnya adalah penghematan. Dengan melakukan prosedur pembersihan secara rutin pada pesawat maka aerodinamis terjaga, bahan bakar irit dan hemat biaya.

Itulah manfaat dari membersihkan sebuah unit pesawat bagi maskapai yang memilikinya. Oleh sebab itu sangat penting melakukan kegiatan pembersihan pesawat secara rutin baik eksterior atau pun interior. Namun banyak kendala atau tantangan pembersihan pesawat dalam dunia aviasi saat ini.

Kendala Saat Pembersihan Pesawat Dalam Dunia Aviasi

Upaya peningkatan mutu pelayanan maskapai salah satunya adalah dengan cara melakukan pembersihan pesawat, menurut Kusuma. Namun banyak kendala atau tantangan pembersihan pesawat dalam dunia aviasi yang harus dihadapi. Berikut ini kendala-kendala yang harus dihadapi sebuah maskapai dalam hal pembersihan pesawat:

  1. Banyak Area Yang Harus Dibersihkan

Membersihkan pesawat memang tidak semudah membersihkan alat transportasi kecil seperti mobil, bus atau truk. Pesawat memiliki banyak sekali bagian yang harus dibersihkan baik eksterior maupun interior. Bagian dalam pesawat mulai dari kokpit, kursi penumpang, pantry, toilet, cargo, area cabin, lantai karpet, pintu pesawat dan lavatory.

Tantangannya saat membersihkannya adalah setiap bagian tersebut membutuhkan perlakuan pembersihan yang berbeda. Tidak semua pembersihan bisa dilakukan kru pesawat atau maskapai, seringkali prosedur pembersihan rutin diserahkan kepada pihak lain yang lebih ahli.

  1. Banyak Metode Berbeda Yang Harus Diterapkan

Membersihkan pesawat baik eksterior atau pun interior memang membutuhkan banyak sekali metode yang harus dilakukan. Contoh metode yang sering digunakan untuk membersihkan interior pesawat adalah, metode dusting, interior cleaning, metode spot removing, vacuuming dan banyak lagi.

Setiap bagian dari pesawat memang membutuhkan metode berbeda-beda untuk dapat membersihkan secara maksimal. Dengan banyaknya metode yang harus dilakukan ini menjadi tantangan pembersihan pesawat dalam dunia aviasi. Sering kali maskapai tidak melakukan prosedur yang benar untuk pembersihan.

  1. Membutuhkan Air Yang Sangat Banyak

Selain pembersihan interior, eksterior pesawat juga harus dibersihkan demi penampilan luar dan menjaganya dari korosi. Untuk melakukan pembersihan bagian luar pesawat dibutuhkan jumlah air bersih yang sangat banyak. Menurut Isaac Low, karena pesawat sangat besar, ribuan liter air diperlukan untuk membersihkan kotoran yang sudah tertanam di permukaan pesawat.

Itulah kekurangan pembersihan pesawat secara konvensional, sehingga saat ini mulai dikembangkan drywash. Senada dengan Isaac Low, dirut Garuda juga menyatakan pembersihan pesawat bisa menghabiskan air hingga 2000 meter kubik.

  1. Dibutuhkan Ketrampilan Khusus

Tantangan pembersihan pesawat dalam dunia aviasi selanjutnya adalah butuh ketrampilan khusus untuk melakukannya. Membersihkan pesawat tidak semudah kelihatannya, penyemprotan airnya pun harus benar agar tidak merusak bagian pesawat.

Sebagai contoh dalam penyemprotan air tidak boleh langsung disemprotkan ke jendela. Untuk itu sebuah maskapai akan menyerahkan kepada perusahaan lain sebagai rekanan dalam hal pembersihan pesawat.

  1. Waktu Terbatas

Keterbatasan waktu juga menjadi tantangan pembersihan pesawat dalam dunia aviasi, terutama pembersihan bagian kabin. Sering kali pesawat harus segera terbang kembali sebelum kru maskapai selesai membersihkan. Padahal kebersihan pesawat adalah kebutuhan bagi setiap penumpang yang menggunakan jasa maskapai tersebut. Jika pun sebuah maskapai melakukan prosedur pembersihan dengan benar maka efeknya pada terjadinya delayed penerbangan.

  1. Membutuhkan Chemical Khusus

Seperti membersihkan alat transportasi lainnya, pembersihan pesawat juga membutuhkan chemical khusus. Hal ini karena kotoran yang menempel dan tertanam pada permukaan pesawat atau bagian pesawat yang tersembunyi butuh dibersihkan. Terkadang pembersihan menggunakan air saja tidak akan maksimal sehingga dibutuhkan chemical untuk meluruhkan kotorannya.

  1. Biaya Terbatas

Tantangan atau kendala klasik yang sering dialami maskapai dalam pembersihan pesawat adalah keterbatasan biaya. Banyaknya maskapai dengan biaya murah sering menjadi kendala sebuah maskapai dalam menyediakan budget khusus prosedur pembersihan.

Akhirnya karena keterbatasan dana pembersihan dilakukan sekedarnya tidak sesuai prosedur. Padahal ini akan sangat merugikan maskapai di masa yang akan datang karena kerusakan pesawat akan segera terjadi.

Demikianlah kendala yang seringkali dialami saat harus melakukan pembersihan pesawat. Ini tantangan pembersihan pembersihan pesawat dalam dunia aviasi yang harus segera diatasi agar maskapai dapat memperoleh manfaat dari pembersihan pesawat.

Industri aviasi sangat berkembang saat ini, memenuhi tuntutan masyarakat akan kebutuhan transportasi umum cepat. Pengguna pesawat sebagai produk dari industri aviasi adalah masyarakat luas seluruh dunia. Maka dari itu pesawat bisa menjadi salah satu sumber penularan penyakit dari satu negara ke negara lain. Inilah mengapa pihak terkait harus tahu pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi.

Aspek Kebersihan Industri Aviasi

Banyak aspek kebersihan yang perlu diperhatikan dalam industri aviasi, baik di darat dan di udara. Semua aspek kebersihan tersebut harus bisa terpenuhi agar industri aviasi bisa berjalan maksimal. Di antaranya kebersihan air yang berada di maskapai, kondisi lingkungan di dalam maskapai serta peralatan maskapai penerbangan yang bersih. (Dirjen P3 Kemenkes, airmagz.com)

Dengan memperhatikan semua aspek kebersihan di atas maka kebersihan dalam industri aviasi akan semakin meningkat. Saat ini pesawat yang ada di Indonesia yang sudah memenuhi standar sanitasi dan memiliki sertifikasi hanya 90 dari total 500 pesawat. Inilah yang masih perlu ditingkatkan menurut Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kemenkes. Agar kesehatan dan keselamatan penumpang sebagai stake holder industri aviasi terjamin.

Mengapa Harus Menjaga Kebersihan Dalam Industri Aviasi?

Setelah mengetahui aspek kebersihan apa saja yang harus diperhatikan dalam industri aviasi. Perlu juga mengetahui pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi, mengapa itu harus dilakukan? Inilah alasan-alasan pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi:

  1. Untuk Menciptakan Kenyamanan Bagi Penumpang

Dengan kabin atau bandara yang terjaga kebersihan dan sanitasinya maka kenyamanan penumpang akan terjaga. Namun sayangnya untuk melakukan pemeriksaan kebersihan dan sanitasi pesawat pihak terkait mengaku masih kekurangan sumber daya manusia.(Airmgz.com) Padahal kenyamanan penumpang sangat tergantung dengan kebersihan dan sanitasi pesawat dalam sebuah maskapai penerbangan.

Dengan pesawat yang bersih dan terjaga sanitasinya maka penumpang akan lebih nyaman selama perjalanan. Bayangkan jika penumpang yang melakukan perjalanan jauh ke luar negeri dalam durasi yang sangat lama harus menggunakan pesawat yang kotor. Hal ini pasti akan sangat mengganggu dan memberikan rasa tidak nyaman bagi penumpang.

  1. Menghindarkan Penyakit Dan Virus Menular

Sebenarnya pemerintah telah memiliki peraturan terkait dengan kebersihan industri aviasi khususnya bandar udara. Telah diatur dalam peraturan Menkes no 44 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pelabuhan dan bandar udara sehat. Bandara adalah salah satu pintu masuk penyakit yang berasal dari kontaminasi bakteri dan virus menular.

Melalui penumpang pesawat dari negara terjangkit bisa menjadi sumber penyakit berbahaya bagi negara yang menerimanya. Untuk itu ada SOP karantina pesawat untuk menghindarkan sebuah negara dari penyakit dan virus menular.

Sebagai langkah preventif dari industri aviasi, seharusnya mampu menjaga kebersihan di dalam pesawat. Dengan begitu seluruh penumpang bisa terhindar dari masalah penyakit dan virus menular.

  1. Menghindarkan Penumpang Dari Keracunan Makanan Di Pesawat

Salah bagian dalam pesawat yang mungkin dapat menjadi sumber cemaran biologis, kimia dan lainnya yang mengganggu kesehatan adalah makanan. Makanan di pesawat biasanya disediakan oleh jasa boga khusus penerbangan. Perusahaan yang memberi layanannya kepada industri aviasi ini harus menjaga hygiene dan sanitasinya sesuai peraturan menkes.

Dalam peraturan Menteri Kesehatan RI no 1096 tahun 2011 tentang hygiene dan sanitasi jasa boga mengatur itu. Perusahaan jasa boga golongan C (Flight catering) harus melakukan pengawasan ketat terhadap sistem keamanan dan kebersihan pangan.

Dengan demikian akan menghindarkan para penumpang dan kru pesawat dari resiko keracunan makanan. Meskipun demikian terkadang masih ditemukan kasus keracunan makanan yang umumnya terjadi karena kontaminasi saat penanganan makanan. Untuk mengatasinya harus mengetahui pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi khususnya aspek makanan.

  1. Menjaga Reputasi Perusahaan

Menjaga kebersihan di dalam industri aviasi adalah salah satu cara perusahaan penerbangan untuk menjaga reputasinya. Sebuah maskapai penerbangan yang selalu bersih dan memiliki sertifikat laik sanitasi akan memiliki reputasi yang lebih baik di mata konsumen. Konsumen akan memilih sebuah perusahaan penerbangan yang memiliki reputasi atau standar kebersihan tinggi untuk digunakan.

Di Indonesia sendiri ada satu maskapai penerbangan yang masuk ke dalam 20 besar maskapai terbersih di dunia. Dengan mendapatkan peringkat itu tentu reputasi perusahaan penerbangan yang dimaksud akan naik di mata konsumen.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan semakin meningkat seiring peningkatan pengetahuan akan kesehatan lingkungan. Tingkat kepercayaan konsumen juga meningkat kepada maskapai penerbangan yang selalu menjaga SOP hygiene dan sanitasinya yang dibuktikan dengan sertifikat. Pihak terkait mengeluarkan sertifikat layak sanitasi kepada maskapai yang sudah mendapatkan pemeriksaan.

Namun demikian tidak banyak pesawat yang sudah mendapatkan pemeriksaan dari pihak terkait karena keterbatasan SDM. Sebagai pihak penyedia jasa penerbangan maskapai seharusnya aktif untuk melakukan penjagaan kebersihan dan menjaga SOP-nya. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

  1. Menjaga Kesehatan Lingkungan

Kesehatan lingkungan dipengaruhi oleh banyak hal salah satunya adalah kebersihan. Inilah tujuan akhir menjaga kebersihan dalam industri aviasi yaitu menjaga kesehatan lingkungan. Kebersihan yang terjaga akan membuat derajat kesehatan meningkat dan kesehatan lingkungan tetap terjaga.

Demikianlah pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi karena menyangkut kepentingan banyak pihak. Baik bagi perusahaan, pengguna jasa dan masyarakat luas serta lingkungan. Dengan turut menjaga kebersihan di dalam industri aviasi maka akan menciptakan penerbangan yang aman dan nyaman bagi semua.