kebersihan tangan

Kebersihan tangan, fakta-fakta pentingnya – Bukan bermaksud untuk membuat Anda jadi mysophobia tapi faktanya ada sekitar 1.500 bakteri per sentimeter kubik di permukaan tangan Anda. Ini bisa jadi alasan pertama mengapa kebersihan tangan sangat penting untuk dijaga.

Memang tidak semua bakteri jahat bahkan bisa memberikan manfaat untuk kehidupan kita tapi bakteri yang memang bisa menyebabkan kontaminasi pada kesehatan tubuh tidak sedikit jumlahnya.

Bakteri yang menempel di tangan bisa masuk ke dalam tubuh ketika Anda mengucek mata, ketika Anda menggunakan tangan untuk makan, ketika memasukkan jari ke dalam hidung, ketika menyentuh wajah, termasuk ketika tangan menyentuh luka yang belum tertutup sepenuhnya.

Membersihkan tangan bisa dengan menggunakan air mengalir plus menggunakan sabun. Tapi jika tidak ada akses air Anda juga bisa menggunakan sanitizer yang mengandung alkohol untuk membunuh bakteri.

Secara khusus apa saja pentingnya menjaga kebersihan tangan untuk setiap kali kegiatan yang Anda lakukan? Berikut ulasannya.

  1. Kontak Dengan Objek-Objek Mengandung Bakteri

Menurut Anda benda atau tempat apa yang paling banyak mengandung bakteri? Toilet? Menurut data dari AF International benda yang paling banyak mengandung bakteri ternyata adalah uang.

Kemudian diikuti oleh saklar lampu, keyboard pada komputer, ponsel, dan toilet menempati posisi terakhir.

Cukup mencengangkan? Sebenarnya tidak juga karena toilet di rumah sebagian besar hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi sehingga jarang terkontaminasi dengan bakteri yang dibawa orang lain.

Bahkan pada toilet umum pun kini sudah disediakan sarana sanitasi sehingga tidak se”kotor” yang Anda kira.

Sedangkan uang adalah benda yang terus menerus berpindah dari satu orang ke orang lain sehingga penyebaran bakterinya cukup tinggi.

Tangan yang melakukan kontak dengan benda-benda harian tersebut harus dijaga kebersihannya agar tidak tertular bakteri dari orang lain.

  1. Mencegah Kontaminasi

Anda mungkin memiliki tingkat kekebalan tubuh yang cukup bagus sehingga tidak mudah terserang sakit meski tidak terlalu sering cuci tangan. Tapi orang lain belum tentu memiliki kekebalan tubuh sebagus Anda.

Misalnya anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya masih belum penuh dan masih rawan terkontaminasi, orang yang sudah lanjut usia pun mengalami penurunan kekebalan tubuh dibandingkan dengan orang yang usianya masih muda.

Jarang cuci tangan juga akan membuat Anda beresiko melakukan kontak dengan orang yang memiliki kondisi kekebalan tubuh yang rendah misalnya orang pengidap HIV AIDS, pengidap Hepatitis, orang yang sedang menjalani pengobatan kanker, dan orang lain dengan kondisi sistem imun yang rendah.

Orang-orang dengan kondisi ini bahkan bisa terserang sakit ketika terkontaminasi bakteri yang tidak memiliki efek apa-apa pada orang yang sehat.

  1. Mencegah Diare dan Penyakit Pencernaan Lainnya

Apakah Anda bisa memastikan setelah buang air orang akan membersihkan tangannya dengan cara yang baik dan benar? Bahayanya bakteri yang menempel pada orang ketika ia membersihkan diri setelah buang air, kemudian bakteri tersebut ditularkan ke orang lain melalui kontak langsung maupun tidak langsung, maka resiko penyebaran penyakit diare dan penyakit saluran pencernaan lainnya bisa lebih tinggi terjadi.

Maka dari itu penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan tangan untuk menghindari kontaminasi bakteri yang bisa menyebabkan diare tersebut terutama di waktu-waktu yang dianjurkan.

Bakteri asing yang masuk ke dalam saluran pencernaan meski tidak fatal tapi bisa mengganggu keseimbangan yang ada di dalam dan kondisi tersebut sulit untuk dinormalkan kembali.

  1. Menghindari Infeksi Pada Mata

Menyentuh atau bahkan hanya sekedar mengucek mata saja dengan menggunakan tangan sebenarnya tidak dianjurkan, tapi hal ini sudah jadi kebiasaan yang tidak bisa dihindari dan sudah menjadi bagian dari respon reflek manusia. Padahal, mata bisa terkena infeksi bakteri yang menyebabkannya mengalami iritasi, mata jadi merah, terasa perih dan bengkak, gatal, dan gejala infeksi lainnya, yang disebabkan oleh bakteri dari tangan melakukan kontak dengan mata.

Mencegah infeksi mata jauh lebih baik dan lebih mudah dibandingkan dengan mengobatinya. Pencegahan yang baik tentu saja dilakukan dengan rutin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

  1. Mencegah Penyebaran Infeksi Pada Saluran Pernapasan

Para ahli setuju bahwa penyakit saluran pernapasan termasuk flu biasa sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang menempel di tangan.

Bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit saluran pernapasan memang bisa ditularkan melalui udara tapi sebenarnya penularan melalui udara tidaklah begitu efektif.

Justru penularan penyakit lebih efektif dengan cara kontak antara tangan yang terkontaminasi bakteri dan virus penyebab penyakit menyentuh bagian yang basah pada tubuh misalnya seperti mata, mulut, dan juga hidung.

Beberapa gejala yang bisa diwaspadai ketika seseorang terkena infeksi saluran pernapasan adalah batuk, bersin-bersin, hidung meler, keluar ingus, penyumbatan pada saluran pernapasan.

  1. Bakteri Tidak Mudah Mati Jika Dibiarkan

Jika Anda beranggapan bakteri yang dibiarkan saja tanpa dibersihkan akan mati sendiri, maka Anda salah besar.

Bakteri yang menempel di tangan diketahui bisa hidup selama berhari-hari, bahkan bakteri yang menempel di lembaran mata uang bisa hidup hingga waktu 2 minggu.

Dalam periode waktu tersebut Anda pasti sudah menyentuh wajah berkali-kali, memasukkan makanan ke dalam mulut menggunakan tangan, menyentuh orang-orang di sekitar Anda, dan sebagainya.

Jadi kurang baik jika beranggapan membiarkan bakteri tanpa membersihkan tangan untuk menunggunya mati sendiri.

Itulah beberapa hal mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan. Pastikan cuci tangan sebelum Anda makan, setelah menyentuh barang-barang yang terlihat kotor, setelah menyentuh atau mengunjungi orang sakit, segera setelah kembali ke rumah, sebelum memasak, dan waktu-waktu lain yang diperlukan.