kebersihan ruang kerja

Kebersihan ruang kerja itu penting. Apakah Anda mendapati karyawan yang bekerja di perusahaan Anda banyak yang sering izin sakit atau masuk kerja dalam kondisi yang tidak fit? Akibatnya tingkat produktivitas menurun dan target perusahaan jadi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicapai.

Banyaknya level absen karyawan tidak masuk karena sakit bisa jadi disebabkan karena kondisi ruang kerja di perusahaan yang tidak sehat dan kurang bersih.

Bahkan ketika ruang kerja di perusahaan Anda berada di gedung bertingkat dengan dinding-dinding yang tertutup dan jauh dari angin berdebu, kantor tetap harus dibersihkan secara rutin.

Kegiatan membersihkan ruang kerja juga sangat krusial bagi perusahaan produksi barang karena ruang kerja bisa terkena dampak dari residu-residu kegiatan produksi yang dilakukan di pabrik sehingga bisa menyebabkan gangguan masalah kesehatan pada karyawan yang menghabiskan waktu seharian untuk kerja.

Untuk membersihkan ruang kerja perusahaan, Anda bisa memperkejakan jasa bersih-bersih profesional yang menjadi bagian dari perusahaan Anda atau dilakukan secara outsourcing. Menggunakan jasa cleaning service secara outsourcing bisa jadi pilihan perusahaan kecil yang tidak membutuhkan departemen khusus untuk membersihkan ruang kerja. Selain itu bersih-bersih ruang kerja bisa dilakukan oleh karyawan sendiri misalnya dengan cara:

  1. Rutin membersihkan layar komputer dan keyboard menggunakan cairan pembersih khusus
  2. Bersihkan permukaan meja
  3. Bersihkan sisa-sisa makanan dan minuman yang jatuh ke lantai atau ke meja
  4. Siapkan hand sanitizer atau tisu basah
  5. Rutin membersihkan ruang bersama atau break room 
  6. Tempat sampah jangan dibiarkan sampai penuh dan tumpah, gunakan tempat sampah yang tertutup
  7. Sedot debu beberapa hari sekali pada karpet, lantai, maupun permukaan-permukaan ruang kerja lainnya.

Apa akibatnya jika ruang kerja perusahaan tidak dibersihkan secara rutin dan secara menyeluruh? Berikut adalah bahayanya.

  1. Beresiko menyebabkan serangan asma

Orang yang memiliki penyakit asma tidak bisa disembuhkan melainkan harus dijaga lingkungannya agar ia bisa terhindar dari hal-hal yang menyebabkan reaksi asma.

Reaksi asma yang paling umum adalah debu dan juga kotoran yang ada di lingkungan sekitarnya.

Oleh karena itu ruang kerja perusahaan yang jarang dibersihkan, misalnya karpet yang jarang disedot debunya, tumpukan kertas-kertas dokumen yang tidak tertata dengan rapi, pekerja industri yang tidak mengenakan masker atau pelindung pernapasan lainnya, bisa menyebabkan reaksi asma pada karyawan. Gejala asma kambuh yang timbul biasanya adalah sesak nafas dan kesulitan untuk bernafas secara normal.

  1. Menyebabkan reaksi alergi pada karyawan

Selain bisa menyebabkan reaksi asma pada penderita asma, debu yang beterbangan di dalam ruang kerja perusahaan juga bisa menyebabkan reaksi alergi.

Alergi yang timbul karena lingkungan bisa macam-macam sumbernya, selain debu seseorang juga bisa memiliki alergi terhadap ruangan yang lembab, jamur, bisa juga alergi pada hewan bulu peliharaan jika perusahaan Anda memiliki kebijakan boleh membawa hewan peliharaan ke kantor pada hari-hari tertentu, dan sebagainya.

Reaksi alergi yang biasanya ditimbulkan karena ruangan yang kotor dan berdebu adalah hidung yang terus mengendus-endus, bersin-bersin, dan mata yang berair, hingga menimbulkan sesak nafas seperti gejala asma.

  1. Menimbulkan reaksi iritasi pada kulit

Satu lagi kondisi pada karyawan Anda yang bisa muncul karena terpicu ruang kerja yang kotor, yaitu eczema. Eczema adalah kondisi kulit bawaan yang tidak bisa disembuhkan namun bisa dikontrol gejalanya.

Penderita eczema memiliki kondisi kulit yang lebih sensitif dibandingkan dengan orang biasa. Beberapa hal di antara penyebab kambuhnya eczema adalah karena bakteri dan virus yang kemudian menimbulkan reaksi pada kulit menjadi kemerahan, muncul bercak-bercak, bahkan menimbulkan gatal-gatal dan kulit yang mengelupas.

Menjaga kebersihan ruang kerja perusahaan akan mengurangi resiko kontaminasi bakteri dan virus yang bisa memicu kambuhnya eczema pada karyawan perusahaan Anda.

  1. Kontaminasi bakteri, virus, dan jamur di lingkungan kantor

Karyawan Anda yang tidak memiliki penyakit asma, alergi, ataupun eczema pun masih terpapar resiko kontaminasi bakteri, virus, dan jamur yang lain jika bekerja di ruangan yang tidak dijaga kebersihannya.

Misalnya ada pekerja yang sedang sakit di mana ia menggunakan tangannya untuk membuang ingus, kemudian dengan tangan yang sama ia menyalakan kran air di kamar mandi di mana kran tersebut disentuh oleh orang lain, maka bakteri atau virus yang dibawa si pekerja sakit akan pindah ke pekerja yang lainnya dan hal ini bisa meningkatkan resiko penularan penyakit di lingkungan kerja perusahaan Anda.

Untuk mencegahnya diperlukan kegiatan bersih-bersih yang dilakukan secara rutin agar bakteri, virus, dan jamur yang menempel di berbagai macam objek di perusahaan bisa mati sebelum pindah ke orang lain.

  1. Menurunkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan

Bahaya tidak menjaga kebersihan dari ruang kerja perusahaan selain berdampak pada kesehatan fisik juga berdampak pada kesehatan mental para karyawan. Karyawan yang bekerja di ruangan kerja yang berantakan, banyak debu dan kotor, memiliki sirkulasi udara yang buruk memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah dibandingkan dengan kantor yang yang rapi dan bersih.

Karyawan yang kurang bahagia akan memiliki etos kerja yang rendah, tidak memiliki motivasi yang tinggi untuk mengembangkan perusahaan sehingga bisa berdampak pada produktivitas perusahaan.

  1. Melukai brand perusahaan

Bayangkan jika ada klien atau calon investor mengunjungi perusahaan Anda kemudian melihat kondisi ruang kerja perusahaan dalam keadaan yang kurang layak.

Hal ini bisa memengaruhi citra perusahaan Anda dan berdampak pada keputusan yang diambil oleh klien atau calon investor perusahaan. Karena perusahaan yang bisa memberikan lingkungan kerja yang baik dan bersih bagi karyawannya adalah perusahaan yang bisa dipercaya dan menjunjung nilai profesionalisme yang tinggi. Ruang kerja perusahaan yang terlihat kotor membuat perusahaan tersebut kurang bisa dipercaya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *