Pada pandemi covid-19 saat ini menjadikan para tenaga medis bekerja ekstra keras sehingga menyebabkan tekanan baik tekanan fisik maupun tekanan batin dan pikiran. Hal ini sangat berat bagi mereka apalagi untuk pulang para tenaga medis pun takut jika membawa penyakit dan bisa menularkan kepada keluarga.

Rasa hati ingin selalu pulang dan berkumpul akan tetapi demi kebaikan keluarga para tenaga medis memilih untuk tidak pulang. Namun apabila Anda juga termasuk tenaga medis maka harus tetap semangat. Kesehatan mental Anda juga sangat penting walaupun Anda kini bertaruh nyawa demi kesehatan orang lain.

Oleh karena itu, di sini akan kita bahas mengenai berbagai cara untuk bisa menahan tekanan mental yang hampir setiap waktu selalu menempa tak kenal lelah. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan :

Gunakan Teknologi Video Call atau Telepon Biasa untuk Menghubungi Anggota Keluarga Tersayang pada saat Waktu Senggang

Pada saat waktu senggang pada shift Anda atau saat Anda sudah selesai shift dan berada di mess tenaga kesehatan, di kos, atau di mana saja. Sempatkan untuk melakukan komunikasi dengan keluarga tercinta. Gunakan media video call untuk sekedar menatap wajah mereka dan mereka pun bisa menatap wajah Anda.

Tanyakan apa yang menghibur Anda saat itu, ucapkan segala yang ada dalam pikiran Anda kepada para anggota keluarga. Anda juga bisa bercerita apa saja yang terjadi pada hari tersebut kepada sanak saudara terdekat. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam menjaga kesehatan mental.

Ungkapkan Keluh Kesah kepada Orang yang Terpercaya

Selanjutnya, jika Anda memiliki masalah yang cukup besar maka ungkapkan dan ceritakan kepada orang yang paling dekat dengan Anda, bisa ibu, ayah, pacar, sahabat, atau pasangan (suami/isteri). Ungkapkan apa yang menjadi masalah Anda, apa yang mengganjal pada diri Anda sehingga beban tidak akan terasa terlalu berat lagi, walaupun tidak hilang namun setidaknya sudah sangat berkurang.

Seharusnya Pihak Atasan Fasilitas Kesehatan Melakukan Rotasi Pekerjaan Antar Tenaga Medis Agar Tidak Bosan

Untuk cara yang berikutnya ini bukan hal yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan yang terjun ke lapangan, akan tetapi menyangkut para atasan fasilitas kesehatan. Seharusnya dilakukan beberapa kali rotasi tempat kerja sehingga para  tenaga medis tidak bosan dengan keadaannya, misalnya perawat UGD dipindahkan menjadi perawat di ruang isolasi dan masih banyak lagi.

Dengan seperti ini maka para tenaga medis bisa melakukan pekerjaan yang baru sehingga tidak bosan. Namun, pekerjaan yang dimaksud adalah pekerjaan yang bisa digantikan berbeda lagi jika pekerjaan tersebut memang butuh keahlian khusus sehingga tidak bisa digantikan secara sembarangan.

Para tenaga medis yang tidak pernah diganti psoisinya pasti akan merasa bosan apalagi dengan mengurusi banyak sekali pasien yang selalu datang silih berganti sehingga rotasi bisa menjadi salah satu pilihan utama.

Tambah kembali Solidaritas antar Kawan Sejawat agar Tidak Bosan

Selanjutnya, Anda bisa menambah kembali solidaritas atau ikatan pertemanan dengan berbagai teman sejawat. Jika sedang tidak ada pasian, Anda boleh sekali melakukan joget-joget atau menyanyi dengan teman sejawat asal tetap dalam konteks yang masih sopan

Carilah tempat yang kira-kira aman untuk bermain sederhana agar tidak terlihat tidak menghargai para pasien. Namun jika Anda ingin mengajak para penderita untuk ikut menari di atas bednya pun juga boleh. Lakukan apa yang bisa menghibur Anda asal tetap dalam konteks yang masih sopan dan menghargai agar pikiran Anda tidak kalut dengan permasalahan kali ini.

Gunakan Fasilitas Konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater

Jika Anda bekerja di Rumah Sakit biasanya dari pihak rumah sakit telah menyediakan fasilitas konsultasi psikologis yang bisa dimanfaatkan bagi para tenaga medis yang sangat stress menangani berbagai kasus saat ini. Oleh karena itu, manfaatkan dengan baik untuk bertemu dengan psikolog atau psikiater.

Namun, jika fasilitas kesehatan tidak memberikan layanan ini maka Anda bisa juga melakukan konsultasi via online baik dengan menggunakan aplikasi maupun dalam bentuk gerakan para psikolog Indonesia dengan cara personal chat untuk memberikan dukungan-dukungan dan support mental para tenaga medis yang kini masih dan masih terus menangani berbagai virus mematikan dan terjadi sangat cepat.

Coba Ambil dan Pandang Pekerjaan Dari Sisi Positif

Untuk kesehatan mental Anda yang lain adalah dengan memandang semua pekerjaan itu selalu ada sisi positifnya, JIKA Anda dalam keadaan seperti itu maka istirahatlah dan jika pikiran Anda telah dingin maka Anda bisa berpikir dengan jernih. Semua orang membutuhkan Anda dalam penanganan penyakit yang menyerang dengan sangat cepat dan mematikan yang satu ini.

Anda harus memandang apa yang menjadi kelebihan dari suatu masalah Anda sehingga bisa membangkitkan semangat dan akhirnya lama-lama akan lupa. Dengan terfokus pada sisi positifnya maka kita semua tidak berhak melakukan berbagai pekerjaan, sekolah, dan lain sebagainya.

Tetap cari apa yang positif dari segala permasalahan tersebut Anda dalam menangani COVID-19 dan jangan menyerah.

Kesimpulan

Itu tadi beberapa poin penting yang bisa Anda lakukan untuk kesehatan mental Anda sebagai tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas mulia pada pandemi Covid-19 saat ini. Tetap semangat dalam bekerja, pekerjaan Anda adalah pekerjaan yang sangat berisiko namun tetap Anda jalani dengan baik. Semoga Tuhan selalu menerangi jalan Anda dan semoga Pandemi ini segera berakhir.

Virus Corona atau Covid-19 telah menjadi bencana dunia yang menyerang tidak hanya satu atau dua negara saja, tetapi hampir semua negara. Berbagai dampak negatif yang disebabkan oleh virus berbahaya ini telah membuat seluruh masyarakat dunia perlu waspada di mana pun mereka berada. Bahkan, hingga beberapa negara memutuskan untuk memberlakukan kebijakan lockdown untuk mencegah penyebarannya yang semakin masif. Selain kebijakan lockdown, pemberlakukan work from home (WFH) atau bekerja di rumah juga dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus di tempat kerja. Sehingga, cara ini dipilih sebagai cara yang efektif namun tetap bisa produktif untuk menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan di masa pandemi ini dengan mengerjakannya di rumah masing-masing.

Dari serentetan kebijakan yang diberlakukan, yang tidak kalah penting adalah penerapan akan kebersihan, baik kebersihan diri, lingkungan, dan barang belanjaan Anda. Karena tidak bisa dihindari, walaupun terdapat pelarangan untuk berada di tempat yang ramai, setiap orang perlu berbelanja untuk bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari terutama dalam memenuhi kebutuhan asupan gizi keluarga. 

Sehingga, sebagian besar orang pun masih tetap pergi ke pasar maupun supermarket untuk membeli kebutuhan-kebutuhan tersebut. Dan barang-barang yang Anda beli perlu diperhatikan kebersihannya, mengingat penularan Covid-19 juga bisa melalui permukaan atau barang yang terinfeksi lalu tangan Anda menyentuh bagian dari wajah Anda.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Barang Belanjaan Anda

Sangat tidak mungkin jika selama memberlakukan stay at home dalam masa pandemi Covid-19 ini setiap orang tidak berbelanja, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti sembako, buah, sayur, dan perlengkapan mandi berupa sabun, sampo, dan pasta gigi. Kebutuhan-kebutuhan tersebut adalah kebutuhan primer yang digunakan sehari-hari dan akan segera habis. Oleh karena itu, Anda perlu untuk berbelanja. Namun, dalam masa ini kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting, di mana menjaga agar barang-barang belanjaan yang berada di luar tersebut dan telah banyak terpapar bisa digunakan secara aman oleh Anda. 

Biasanya ketika berbelanja, para pembeli akan melihat dan mengecek setiap barang dengan menyentuhnya. Hal tersebut pun berpotensi untuk memindahkan virus ke barang-barang tersebut dan kemudian akan dipegang orang lain kembali. Hal ini lah yang membuat proses pemaparan virus semakin meluas. Sehingga, penting sekali untuk menjaga kebersihan barang belanjaan Anda. Terutama ketika sudah sampai di rumah, agar barang tersebut tidak disentuh oleh anggota keluarga yang lain sebelum dibersihkan.

Upaya membersihkan ini adalah bagian dari menjaga dan melindungi keluarga Anda dari paparan virus Covid-19 yang membahayakan tersebut. Selain itu, hal ini juga menjadi upaya untuk bisa memberikan barang-barang dan makanan yang bersih dan sehat untuk keluarga Anda. Dengan makanan yang sehat, maka keluarga juga akan sehat dan mampu mempertahankan kekebalan tubuhnya dari hadirnya virus-virus.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Akan Kebersihan Barang Belanjaan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan khususnya pada kebersihan barang-barang belanjaan Anda. Di mana kemungkinan berbagai macam virus bisa saja menempel pada barang belanjaan termasuk Covid-19. Agar Anda tidak terpapar akan virus tersebut, maka berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan barang belanjaan Anda tersebut.

  1. 1.Pastikan Kebersihan Tangan Anda

Tangan menjadi salah satu organ tubuh yang paling mudah dan paling sering terpapar. Karena tangan lah yang lebih aktif untuk menyentuh apa saja. Sehingga kebersihan tangan perlu untuk diperhatikan lebih terutama di tengah pandemi Covid-19 ini. Anda perlu berhati-hati terhadap segala sesuatu yang Anda sentuh. Sering lah untuk membersihkannya dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Begitu pun saat Anda akan berbelanja, juga bersihkan terlebih dahulu tangan Anda sebelum memegang barang belanjaan. Jika Anda menggunakan troli atau keranjang barang, usahakan untuk membersihkan pegangannya karena alat tersebut telah digunakan oleh banyak orang. Selain itu juga usahakan untuk memegang barang-barang yang memang akan Anda beli saja. Sebelumnya Anda bisa membuat daftar belanja agar lebih cepat dan sesuai tujuan. 

  1. Membersihkan Kemasan

Jika Anda membeli makanan kemasan, untuk makanan yang berada di dalam kemasan akan relatif aman dari paparan virus. Namun, tidak untuk kemasannya. Kemasan tersebut bisa saja telah tersentuh oleh beberapa orang yang juga akan membeli. Sehingga, Anda perlu untuk berhati-hati. Sebelum mengkonsumsinya, bersihkan dahulu kemasan makanan tersebut dengan menggunakan cairan disinfektan yang dituangkan ke sebuah kain lalu gunakan untuk membersihkan kemasannya. Baru setelah itu, Anda bisa mengkonsumsinya.

  1. Mencuci Buah Dan Sayur Yang Dibeli

Buah dan sayur yang Anda beli, sesampainya di rumah segera dibersihkan dengan cara mencucinya dengan air bersih yang mengalir serta gunakan sabun khusus untuk mencuci bahan makanan. Hal tersebut dikarenakan, selama buah dan sayur berada di pasar atau supermarket biasanya dipajang, sehingga peluang untuk terpapar sangat lah besar. 

  1. Membersihkan Kantong Plastik Atau Tas Kain

Ketika Anda berbelanja, biasanya Anda akan mendapat kantong plastik sebagai wadah barang-barang belanjaan Anda atau Anda yang membawa tas belanja sendiri dari rumah. Agar plastik bisa digunakan kembali misalnya sebagai tempat sampah, maka plastik tersebut bisa diletakkan di luar rumah terlebih dahulu baru kemudian digunakan. Sedangkan tas kain untuk berbelanja harus segera dicuci agar bisa digunakan untuk berbelanja kembali.

Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Begitu pun dengan barang-barang belanjaan yang bersih tentu akan baik untuk pembelinya. Menjaga kebersihan barang belanjaan haruslah diperhatikan dengan baik agar penularan virus Covid-19 dapat diminimalisir.

Di tengah merebaknya virus Covid-19, ada banyak sektor di setiap negara yang mengalami penurunan secara drastis. Salah satunya di sektor ekonomi yang membuat masyarakat berkeluh kesah akan merosotnya pemasukan yang mereka dapatkan. Bahkan tidak sedikit para pelaku bisnis yang melakukan banting stir dengan mengubah jenis usahanya yang bisa di sesuaikan dengan kondisi saat ini. Selain itu banyak juga karyawan yang ter-PHK maupun diberhentikan sejenak di masa Covid-19 ini. Hal tersebut tentu saja menjadi fenomena yang miris, di mana ekonomi merupakan bagian terpenting dalam sistem kehidupan. Dengan bekerja, maka setiap orang akan memiliki penghasilan untuk bisa mempertahankan hidupnya dan memenuhi kebutuhan lainnya.

Sedangkan di dalam realitanya, masyarakat terbagi menjadi beberapa golongan, yakni golongan atas, golongan menengah, dan golongan bawah. Momen ini tentu akan menjadi kesulitan tersendiri bagi masyarakat golongan bawah dan menengah. Tidak adanya pemasukan, namun pengeluaran terus terjadi, sehingga membuatnya tidak berjalan secara seimbang. Oleh karena itu, masyarakat perlu untuk memutar otak lebih keras agar bisa tetap memenuhi kebutuhannya sehari-hari di tengah pandemi ini. Begitu pun di dalam menjalankan bisnis, setiap pelaku bisnis harus memikirkan strategi baru agar bisnisnya tidak mengalami kebangkrutan. 

Dilema Pelaku Bisnis Di Tengah Covid-19

Karyawan di lembaga-lembaga pemerintahan yang ketika pemberlakuan kebijakan work from home (WFH) dan menjalani stay at home akan tetap bekerja dengan mengerjakan tugas-tugas kantornya dari rumah serta tetap mendapatkan gaji. Namun, hal ini berbeda dengan perusahaan swasta. Ada banyak permasalahan yang dialami oleh para pelaku bisnis di masa pandemi ini. Di mana pemasukan yang berkurang, namun harus tetap menggaji semua karyawannya, serta harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang harus menjalankan physical distancing sebagai upaya untuk memutus penyebaran virus tersebut. 

Jika pelaku bisnis mentaati peraturan tersebut, otomatis bisnis-bisnis akan berhenti beroperasi dan setiap industri akan menghentikan mesin-mesinnya untuk memproduksi produk, sehingga tidak ada laba yang bisa didapatkan perusahaan-perusahaan tersebut. Dampak buruknya selain tidak adanya keuntungan, maka pelaku usaha pun terpaksa harus mem-PHK karyawannya karena tidak kuat untuk memberikan gaji. 

Namun, saat ini pun masih ada beberapa orang yang tetap menjalankan pekerjaannya dengan pergi ke kantor seperti biasanya. Hal tersebut tentu saja memiliki risiko bagi para pekerja ketika mereka dalam perjalanan menuju kantor, ketika di kantor, dan ketika kembali ke rumah untuk bisa terpapar atau tertular virus tersebut di mana saja. Hal tersebut mereka lakukan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap perusahaan dan usaha dari perusahaan agar bisnisnya tidak berhenti begitu saja tanpa adanya keuntungan yang bisa didapatkan.

Mengoptimalkan Bisnis Online Di Masa Pandemi

Hadirnya Covid-19 yang mengganggu perekonomian para pelaku bisnis, nampaknya masih memberi kehidupan pada beberapa sektor yang masih bisa bertahan menjalankan roda perekonomiannya di masa ini. Misalnya saja apotek yang semakin ramai dikarenakan setiap orang dalam kondisi ini membutuhkan obat, vitamin, dan masker. Selain itu provider internet yang bisa meningkatkan keuntungannya dikarenakan adanya kebijakan work from home (WFH) di mana kebutuhan akan kuota internet semakin meningkat. 

Namun, bagaimana dengan pengusaha-pengusaha lainnya? Ini lah yang perlu untuk disiasati, mengingat saat ini merupakan eranya digital. Di mana teknologi yang semakin maju memungkinkan banyak bidang, tidak terkecuali bidang ekonomi untuk memanfaatkan teknologi dalam membantu pekerjaannya. Pemasaran secara digital bisa menjadi pilihan di masa pandemi ini tanpa harus keluar rumah dan berkumpul dengan orang banyak. Namun, aktivitas ekonomi tetap bisa berjalan dengan memanfaatkan jaringan internet tersebut. 

Di sini lah pentingnya bagi para pelaku bisnis untuk bisa bergerak secara cepat di dalam merubahnya dan cepat di dalam melakukan adaptasi dengan strategi yang baru. Pelaku bisnis juga perlu untuk merencanakan segalanya dalam menjalankan bisnis tersebut dari awal hingga ke depannya. Sehingga, bisnis dapat terus produktif walaupun di tengah pemberlakukan kebijakan physical distancing

Peluang-peluang bisnis online tersebut misalnya saja berupa reseller dan dropship yang bisa memanfaatkan website, media sosial, dan marketplace sebagai media promosi atau penjualan produk. Hal tersebut akan sesuai karena saat ini juga mayoritas masyarakat memiliki akun media sosial dan pola kebiasaan masyarakat yang saat ini semakin banyak melakukan belanja melalui sistem online. Sehingga, Anda hanya perlu memikirkan strategi marketing seperti apa yang harus dijalankan agar para konsumen tertarik atau menaruh minat besar pada produk Anda. 

Dan juga yang perlu diperhatikan dalam berbisnis online adalah mengusahakan agar website Anda bisa berada di urutan pertama dalam search engine. Hal ini akan sangat berpengaruh pada proses branding produk-produk Anda dan memudahkan konsumen untuk menemukan produk yang sedang dibutuhkannya.

Oleh karena itu, di masa pandemi Covid-19 ini yang belum jelas kapan akan segera berakhir  sangat lah menuntut kreativitas para pelaku bisnis untuk bisa menghadirkan inovasi-inovasinya dalam menjalankan bisnis secara online. Penting untuk membina hubungan yang baik dan mendapatkan perhatian dari para konsumen akan bisnis Anda tersebut. Bukan saja berfokus kepada tujuan keuntungan yang ingin Anda capai, tetapi juga memengaruhi konsumen untuk loyal atau setia pada bisnis Anda. Dengan begitu, konsumen pun akan selalu stand by dengan media sosialnya untuk memantau karya terbaru dari Anda. 

Sangat diketahui dengan jelas bahwa melewati masa pandemi Covid-19 bukanlah hal yang mudah, terutama bagi perekonomian. Namun, agar bisa terus melanjutkan kehidupan, maka tidak ada salahnya jika merubah sistem dalam mendapatkan pemasukan dan terus mengusahakan untuk bisa beradaptasi dengan baik dengan perubahan tersebut.

Coronavirus atau sekarang dikenal dengan Covid-19 merupakan penyakit yang saat ini sudah menyebar di 60 negara di dunia. Penyakit yang dapat menyebabkan kematian ini menimbulkan banyak kekhawatiran pada masyarakat. Hal ini juga dikarenakan belum ditemukannya vaksin untuk Covid-19 ini sehingga semakin menimbulkan kekhawatiran publik. 

Covid-19 ini ditularkan oleh pengidap melalui cairan tubuh yang keluar seperti saat batuk dan bersin yang kemudian cairan akan menempel pada benda-benda sekitar seperti meja, lantai gagang pintu dan lain sebagainya. Untuk itu bagi anda terutama yang bekerja di kantor, penting untuk tetap menjaga kesehatan anda dan menerapkan pola hidup bersih. Apakah tempat kerja anda bebas corona? Pertanyaan ini mungkin akan muncul dipikiran anda saat bekerja. Untuk dapat menghindari penyakit ini, ada tips penting yang bisa anda terapkan selama bekerja.

1. Menjaga tangan agar tetap bersih

Menjaga tangan untuk tetap bersih dapat dilakukan dengan rutin untuk mencuci tangan dengan teratur. Mencuci tangan dengan sabun yang mengandung antiseptik dapat membunuh kuman dan bakteri dengan lebih optimal. Tangan harus senantiasa dijaga kebersihannya untuk menjaga agar tidak membawa bakteri dan virus yang berbahaya. Hal ini dikarenakan tangan biasanya lebih banyak menyentuh benda-benda yang ada disekitar tempat kerja seperti gagang pintu, gagang telepon dan fasilitas lainnya. Oleh karena itu, mencuci tangan merupakan hal wajib yang harus diterapkan dengan lebih sering saat ini.

Anda bisa menjaga kebersihan tangan anda dengan mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik atau menggunakan hand sanitizer yang mengandung setidaknya alkohol 70-80% sehingga dapat membunuh kuman dengan lebih efektif. Hindari untuk tidak menyentuh area hidung, mulut dan mata sebelum mencuci tangan.

2, Menggunakan masker

Menggunakan masker saat ini bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga anda dari resiko tertularnya Covid-19. Masker medis merupakan salah satu masker yang dapat lebih efektif untuk melindungi dari kuman yang berbahaya. Pakai masker dengan benar dan lepaskan dengan perlahan untuk menghindari tangan menyentuh area luar dari masker. Lalu buang masker ke tempat sampah. Ingat untuk selalu menggunakan masker sekali pakai untuk menghindari terkena penyakit.

Jika tidak ada masker, gunakan tisu saat batuk atau bersih untuk mencegah penyebaran penyakit atau gunakan siku untuk menutup mulut dan hidung saat bersin dari pada menggunakan tangan yang memiliki resiko untuk dapat menyebarkan penyakit. 

3. Menjaga peralatan kantor tetap bersih

Pada dasarnya kita tidak pernah tahu apakah tempat kerja kita telah tertular penyakit oleh kuman atau tidak. Namun kita dapat mencegah penyakit untuk datang ke tubuh kita. Hal penting yang perlu anda lakukan adalah menjaga tempat kerja anda untuk selalu bersih. Sebelum menggunakan peralatan kantor, penting bagi anda untuk membersihkan peralatan kantor dengan baik. Gunakan cairan desinfektan untuk membersihkan peralatan kantor mulai dari gagang telepon, keyboard, mouse, pegangan kursi dan bahkan handphone kita agar tetap steril.

Seperti yang diketahui bahwa virus corona (Covid 19) dapat menempel pada benda mati hingga berjam-jam lamanya. Oleh karena itu penting untuk memastikan peralatan kantor kita tetap dalam keadaan yang bersih dan terawat. 

4. Jangan menyentuh berbagai fasilitas umum di kantor dengan tangan

Mulai saat ini hindari untuk menggunakan tangan untuk menggunakan fasilitas umum seperti gagang pintu dan tombol lift dengan tangan. Anda bisa menggunakan siku untuk menekan tombol yang ada pada nomor lantai. Untuk membuka pintu, anda bisa mendorong pintu menggunakan punggung anda. Hal ini akan membantu anda untuk mencegah penyebaran virus dari berbagai fasilitas umum di kantor yang anda pegang. 

Saat ini, memang anda diperlukan untuk selalu menjaga kebersihan diri anda dengan rutin mencuci tangan dan tidak sembarangan dalam memegang fasilitas umum yang ada di tempat anda. Lap meja anda menggunakan desinfektan dan lap gagang telepon sebelum anda menggunakan apabila menggunakan gagang telepon, terutama gagang telepon yang digunakan secara umum.

5. Menghindari kerumunan

Jika tidak dalam keadaan mendesak, anda sebaiknya menghindari kerumunan yang ada di tempat kerja anda. Untuk melakukan rapat ataupun pertemuan yang sifatnya berkelompok, anda bisa mencoba untuk melakukannya lewat fasilitas online. Anda bisa memulai untuk melakukan video call bersama rekan kerja anda untuk mencegah penularan penyakit yang lebih besar. Hal ini didasarkan pada pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan bahwa orang yang berjarak 1- 2  meter dari pengidap Covid-19 memiliki kemungkinan untuk tertular penyakit ini lebih besar. Anda bisa melakukan tindakan pencegahan penularan melalui social distancing yang saat sudah digerakkan oleh pemerintah.

Bila diizinkan, anda bisa mengambil kerja dari rumah untuk menghindari kerumunan. Mencoba bekerja dari rumah dapat menjadi solusi yang tepat untuk anda agar terhindar dari penyakit.

6. Mengikuti perkembangan berita

Terus mengikuti perkembangan berita dapat memberikan anda informasi penting terkait dengan Covid-19 ini. Hal ini untuk dapat memastikan anda untuk mengetahui langkah-langkah penting yang harus dilakukan seperti bila dilakukan lockdown, maka anda dapat mengetahui caranya dengan benar.

7. Menjaga kesehatan tubuh

Untuk mencegah penyebaran penyakit hal yang tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan tubuh agar tetap prima. Tubuh yang sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang baik. Untuk itu, anda bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan untuk menunjang kesehatan tubuh anda dengan lebih baik. Selain itu, hal yang penting adalah menjaga pola makan anda. Pastikan untuk makan-makanan yang bergizi untuk dapat terhindar dari Covid-19.

RMC memproduksi F-29, sangat berguna mencegah Corona. Simak keterangannya disini.

Belakangan ini, hampir semua berita menayangkan mengenai virus Corona yang sedang mewabah di dunia.

Mematikan dan Menular

Saat artikel ini dibuat, di seluruh dunia sudah ada lebih dari 700.000 orang yang dinyatakan positif Covid-19, dengan korban jiwa lebih dari 30.000 orang. Penyakit ini menyebar lewat kontak langsung (seperti bersalaman atau kontak dengan permukaan atau benda yang mengandung virus) atau jika seseorang terkena droplets dari bersin atau batuk orang yang terinfeksi.

Menyebar

Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari 1.000 orang yang terjangkit virus ini dengan korban jiwa lebih dari 100 orang. Virus ini sudah menyebar ke banyak negara di seluruh dunia. Bandara-bandara di seluruh dunia waspada, dan banyak bahkan yang menutup pintu udara masuk ke negara mereka.

Kota-kota sekarang juga sudah mulai melakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus ini di antara masyarakat.

Pengobatan Belum Memuaskan

Meskipun ada beberapa obat yang sepertinya dapat menghambat bekerjanya virus ini di dalam tubuh orang yang terjangkit, namun secara keseluruhan masih belum memuaskan. Negara-negara bekerja keras mengerahkan sumber daya mereka untuk mempercepat penemuan vaksin, namun para ahli berkata bahwa pengembangan vaksin membutuhkan waktu setidaknya beberapa tahun.

Tapi ada kabar baik, ada cara efektif untuk mencegah terkena virus ini.

Cegah dengan Produk yang Tepat

Di pasaran masker medis susah dicari, kalaupun ada harganya melonjak tinggi. Meski begitu, masker bukanlah cara yang efektif untuk melawan penyakit menular.

Kita dapat menghindari penyakit menular seperti virus Corona dengan rajin membersihkan diri sendiri dan juga lingkungan kita.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberitahu cara menghentikan penyebaran kuman dengan:

  • Menutupi mulut dan hidung sewaktu bersin atau batuk
  • Sering mencuci tangan dengan sabun
  • Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut
  • Diam di rumah jika tidak sehat – periksa dokter jika perlu
  • Praktekkan gaya hidup yang bersih dan sehat

Produk RMC dapat mengurangi penyebaran kuman penyakit dengan prosedur pembersihan dan sanitasi.

Cari tahu lebih banyak tentang Produk kami

Pada halaman informasi di website US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan agar orang-orang membersihkan semua permukaan yang sering disentuh setiap hari, termasuk permukaan yang terkena darah dan cairan tubuh lainnya. Mereka menyarankan penggunaan larutan pemutih yang diencerkan atau disinfektan yang efektif terhadap virus berjenis serupa dengan Covid-19 (virus berselubung/amplop).

Menurut salah satu pedoman WHO mengenai keamanan laboratorium berkenaan virus Corona menyatakan, “Disinfektan yang sesuai dan telah terbukti aktif melawan virus yang memiliki selubung virus (amplop) harus digunakan (contohnya, hipoklorit (pemutih), alkohol, hidrogen peroksida, Quaternary Ammonium Compounds dan phenolic compounds).”

RMC memiliki produk F-29 yang adalah sanitizer/disinfektan berbahan dasar Quaternary Ammonium Compounds. Sangat efektif membunuh virus, dapat juga digunakan untuk menghadapi bakteri dan jamur. RMC F-29 sudah lama digunakan produsen makanan minuman dan farmasi sebagai produk sanitasi permukaan pengolah makanan, minuman dan obat. Bersertifikat Food Safety seperti Halal, NSF dan CFIA.

RMC F-29 dapat digunakan pada lantai, dinding, permukaan logam, stainless, porselen, keramik, plastik, dan permukaan keras lainnya yang tidak berpori-pori.

Virus Corona memang menyeramkan sehingga membuat semua orang waspada dan cemas, karena tidak banyak yang dapat dilakukan begitu seseorang terjangkit. Pertahanan yang terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan dan melakukan itu dengan produk yang tepat.

Hubungi kami untuk produk ini.

tindakan mencegah corona

Saat ini semakin banyak saja orang yang tertular virus SAR-CoV-2 ini yang menyebabkan penyakit COVID-19. Semakin hari jumlah pasien yang terinfeksi virus ini juga semakin banyak begitu juga dengan pasien yang meninggal.

Bahkan di Indonesia tercatat sebagai tingkat kematian tertinggi untuk pasien terinfeksi virus corona baru ini. Penyebarannya sangat cepat dan belum banyak yang meneliti virus ini karena sangat terbilang baru di dunia.

Bahkan sangat mungkin jika virus ini selali melakukan evolusi sehingga bisa membuat berbagai hal yang kita lakukan ini tidak mempan lagi. Kini Pemerintah juga sudah menyerukan untuk melakukan sosial distancing.

Perintah ini juga sudah banyak yang dilakukan oleh daerah-daerah di Indonesia baik dari tingkat kabupaten bahkan sampai tingkat provinsi yang mana semua demi keselamatan nyawa manusia.

Jika daerah-daerah sudah mulai menanggapi, bagaimana dengan area kantor yang mungkin belum banyak yang siap menangani penyakit yang satu ini ?

Berikut adalah beberapa tindakan terbaik bagi kantor atau perusahaan apa pun dalam menghadapi terjadinya COVID-19 di Indonesia saat ini :

Melakukan Serangkaikan Tes virus SARS-CoV-2 untuk setiap karyawan

Sebagai tindakan yang paling baik bagi kantor adalah dengan memberikan kesempatan bagi para karyawan untuk bisa melakukan serangkaikan tes untuk mendeteksi adanya infeksi virus corona atau tidak.

Hal ini dilakukan kepada setiap karyawan dikarenakan tidak semua penderita Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) ini memiliki gejala-gejala yang terlihat. Terkadang orang bisa saja terlihat atau merasakan hal yang biasa saja namun bisa menularkan kepada orang lain.

Sehingga pemeriksaan infeksi virus corona baru yang satu ini sangat penting sebagai salah satu hal yang bisa membuat kantor atau perusahaan mengambil langkah-langkah dan kebijakan tertentu sebagai kelanjutan dari hasil tes yang akan keluar nantinya.

Menunda atau Membatalkan semua Rencana Kegiatan yang Melibatkan Banyak Orang

Kantor sebaiknya juga melakukan tindakan yang berpengaruh pada kesehatan para karyawannya. Jika pihak kantor telah membuat beberapa rencana untuk bepergian atau akan melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang maka sebaiknya untuk ditunda atau dibatalkan saja.

Anda mungkin akan kehilangan banyak uang dan tenaga karena rencana telah dilakukan sebelumnya. Namun setelah hati H ternyata ada imbauan dari pemerintah untuk melakukan sosial distacing yang mana kita harus menjaga jarak antara satu orang dan orang lain.

Apalagi kini banyak penderita yang tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun, kembali lagi jika sampai karyawan kantor terinfeksi dan terjadi hal yang tidak diinginkan maka akan membuat keadaan semakin memburuk dan tentunya akan menyebabkan kerugian tersendiri bagi kantor Anda.

Melakukan Rapat dan Pertemuan Secara Online

Karena adanya sosial distancing yang menjadi imbauan yang termasuk keras maka Anda bisa melakukan berbagai pertemuan atau rapat secara online.

Kini banyak sekali aplikasi dan fitur untuk bisa melakukan video call secara bersamaan dengan banyak orang sehingga bisa lebih efektif untuk menghindari terjadinya kontak langsung dan terpaparnya virus ini.

Gunakan teknologi sebaik mungkin untuk melakukan pencegahan terhadap persebaran virus corona baru yang satu ini. Karena mencegah memang lebih baik dari pada mengobati.

Sebelum terjadi suatu wabah yang merugikan kantor Anda lebih baik untuk melakukan pencegahan yang mana bisa menyelamatkan perusahaan Anda, Anda sendiri, dan juga keselamatan karyawan.

Melakukan Desinfeksi dan Sterilisasi Area Kantor

Yang tidak kalah pentingnya adalah sebaiknya semua area kantor dilakukan desinfeksi dan juga sterilisasi. Anda bisa melakukan desinfeksi di segala sudut ruangan agar tidak ada virus-virus yang mungkin saja masih aktif atau mengkristal di dalam area kantor.

Selain melakukan desinfeksi Anda juga bisa melakukan sterilisasi dengan menggunakan cahaya ultraviolet sehingga bisa lebih cepat dan mudah. Namun harganya memang lebih mahal dibandingkan dengan menggunakan cairan desinfektan.

Anda bisa melakukan pembersihan kantor ini di saat semua karyawan sudah tidak ada di dalam kantor. Jangan lupa untuk petugas desinfeksi harus menggunakan alat perlindungan diri yang lengkap karena bisa saja mereka juga berisiko.

Pemberlakuan Work From Home

Salah satu cara yang paling tepat dan paling banyak digunakan oleh para perkantoran ini adalah pemberlakuan work from home atau bekerja di rumah.

Cara ini dinilai sangat efektif sebagai tindakan untuk menanggapi pandemik saat ini. Apabila pekerjaan bisa dilakukan di rumah sebaiknya bisa dilakukan di rumah kecuali pekerjaan yang sangat tidak mungkin bisa dikerjakan di rumah dan memiliki kepentingan yang luar biasa.

Dengan kerja di rumah ini membuat banyak orang bisa lebih selamat dari paparan virus corona baru yang mungkin bisa didapatkan dari orang lain yang sudah terpapar namun tidak memperlihatkan gejala COVID-19.

Memberikan Informasi yang Terpercaya dan Jelas Sumbernya

Dalam situasi seperti ini banyak sekali orang yang menebarkan berita yang tidak benar sehingga bisa menebarkan kepanikan di dalam lingkungan karyawan yang tentunya akan menurunkan kesehatan mental mereka serta juga akan berpengaruh terhadap penurunan kesehatan fisik mereka.

Berikan informasi yang terpercaya dan jelas sumbernya. Gunakan sumber terpercaya misalnya dari kementerian kesehatan Indonesia atau dari WHO yang bertugas dalam kesehatan dunia.

Hentikan meneruskan pesan yang tidak jelas asal usulnya dan cari informasi yang tepat.  Tegur karyawan Anda saat mereka melakukan penyebaran berita yang tidak benar karena hanya akan memperkeruh keadaan. Sehingga keadaan kantor serta karyawan menjadi tidak baik-baik saja.

Cegah Dengan Produk Yang Tepat

Tanpa produk yang memang tepat untuk mencegah COVID-19, bisa jadi upaya Anda akan sia-sia. RMC Indonesia menyediakan produk hand sanitizer efektif untuk mencegah COVID-19. Silakan baca keterangannya disini dan Anda bisa menghubungi kami untuk mendapatkannya.

mencegah covid-19

COVID-19 merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus SAR-CoV-2 yang merupakan jenis virus Corona yang terbaru dan menyerang organ pernapasan manusia.

Penyakit ini memang merupakan penyakit yang mirip dengan dulu yang mana memiliki sifat self limiting desease yang mana penyakit COVID-19 bisa sembuh sendiri karena imun tubuh yang baik.

Oleh karena itu, sebagai langkah pencegahan kita harus melakukan peningkatan imunitas atau kekebalan tubuh dan juga menghindari penularan penyakit ini.

Berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dan laksanakan di area kantor yang tentunya banyak orang atau karyawan yang tentu saja tidak Anda tahu dari mana saja dan kontak dengan siapa saja :

Budidayakan Cuci Tangan dengan Sabun

Cuci tangan menggunakan sabun adalah salah satu kegiatan yang sama bisa membunuh atau merusak virus SAR-CoV-2 karena virus ini merupakan virus yang beramplop sehingga akan rusak dengan penggunaan detergen.

Kantor sebaiknya bisa menyediakan banyak tempat mencuci tangan, Anda bisa menambah unit tempat mencuci tangan dan juga stok sabun cuci tangan yang lebih banyak.

Gunakan sabun yang cair karena untuk menghindarkan terjadinya penularan dan peningkatan jumlah bakteri serta jamur dalam sabun batang. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan cara mencuci tangan yang benar yaitu dengan 5 langkah cuci tangan.

Sediakan Hand Sanitizer

Selain Anda menyediakan tempat cuci tangan yang lebih banyak maka Anda juga bisa menyediakan hand sanitizer atau hand rub yang bisa menggantikan cuci tangan dengan sabun.

Hand rub ini harus berbahan dasar alkohol 70% karena dalam konsentrasi yang kurang atau lebih akan mengurangi efektivitas dalam membunuh virus itu sendiri.

Untuk cairan asam yang memiliki pH 1-3 memang bisa membunuh virus akan tetapi dengan virus corona baru ini belum jelas apakah bisa mati karena asam yang tinggi atau tidak.

Budayakan karyawan untuk selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sesering mungkin karena penularan virus yang satu ini berasal dari droplets atau air liur pengidap.

RMC Indonesia memiliki produk hand sanitizer pembunuh virus yang aman bagi kulit. Lihat artikel kami tentang pencegahan Coronavirus disini.

Anda juga dapat menghubungi kami untuk detailnya.

Cek Suhu Teratur

Sebelum masuk kantor lebih baik untuk bisa mengecek suhu menggunakan termometer tembak dan hindari penggunaan yang salah yaitu ditempelkan pada kulot yang mana hanya akan memperburuk keadaan sebagai media penular.

Suhu normal manusia adalah 36,5C sampai dengan 37, 5C. Jadi, jika menemukan karyawan dengan suhu yang kurang maka perlu dilakukan pengulangan di sekitar dahi atau sekitar leher dan telinga. Jika lebih dari itu maka bisa jadi demam.

Pemeriksa suhu ini tidak boleh sembarang orang, harus dilatih agar tidak sembarangan. Bagi penderita demam sebaiknya juga harus dipulangkan serta istirahat dan tidak memaksakan untuk bekerja.

Pemberian Katering Makanan Sehat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya yaitu COVID-19 menjadi  suatu penyakit yang bisa sembuh jika imunitas diri kita baik. Untuk itu sebagai penunjang imunitas, kantor bisa menyediakan makanan yang bergizi dan makan makanan yang mengandung banyak vitamin.

Imunitas tubuh bisa ditingkatkan dengan berbagai hal seperti dengan meningkatkan vitamin C, vitamin E dan vitamin lainnya di dalam tubuh. Jadi akan lebih efektif apabila makanan yang dipesan merupakan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi yang bisa meningkatkan imunitas karyawan.

Pengurangan Jam Kerja dan Dipadatkan Lebih Efektif.

Anda juga bisa mengurangi jam kerja kantor yang mungkin dalam sehari bisa dilakukan sekitar 8 hingga 9 jam bisa dipadatkan dengan pemberian jam kantor yang hanya sekitar 4 sampai 6 jam.

Atau jika memang pekerjaan bisa dibawa ke rumah atau tidak terlalu penting dilakukan di area kantor maka sebaiknya bisa dikerjakan di rumah saja. Biarkan karyawan Anda bekerja di rumah dengan target-target yang sama atau lebih dipadatkan.

Hal ini dapat mengurangi risiko terjadinya penularan yang signifikan. Dengan mengurangi perkumpulan maka Anda akan mengurangi risiko terjadinya penularan dari karyawan yang lain yang belum tentu sehat.

Melakukan Desinfeksi Area Kantor dan Sterilisasi Ruangan

Untuk langkah pencegahan di area kantor selanjutnya adalah melakukan desinfeksi area kantor dengan cairan khusus desinfeksi saat karyawan belum datang dan sesudah mereka pulang agar tidak mengganggu pekerjaan mereka.

Anda juga bisa mengepel lantai dengan baik dan benar menggunakan desinfektan yang baik dan tidak hanya menggunakan air saja.

Anda juga bisa melakukan sterilisasi ruangan dengan cahaya ultraviolet yang mana jika sampai terkena kulit maka kegiatan ini juga dilakukan di saat tidak ada karyawan yang masuk ruangan.

Sterilisasi ruangan ini sangat berguna bagi para karyawan karena bisa membunuh virus maupun bakteri yang mungkin saja masih hidup atau mengkristal pada beberapa tempat sehingga bisa berpeluang menginfeksi apabila tidak dilakukan dengan benar.

Melakukan Kebijakan Jarak antara Satu orang dengan Seseorang yang lain.

Sebagai langkah pencegahan, tidak ada salahnya pula jika Anda juga ikut memberikan kebijakan untuk mengatur jarak antara satu orang dengan orang yang lain karena droplets bisa saja jatuh ke orang lain dalam jarak kurang lebih 1 meter.

Usahakan untuk tidak melakukan perkumpulan-perkumpulan yang tidak perlu dan tidak mendesak. Anda bisa menunda rapat tatap muka dan bisa melakukan rapat dengan media video call.

Lalu, biasakan dalam kehidupan sehari-hari di kantor bahwa karyawan harus menentukan jarak aman minimal adalah 1 meter. Dan hindarilah melakukan jabat tangan yang bisa berisiko menularkan virus dengan mudah.