Apakah anda sedang mencari cara mengatasi pipa mampet? Apabila iya, maka anda sudah datang ke tempat yang tepat. Saluran pembuangan air merupakan salah satu hal yang paling penting untuk dimiliki. Tanpa saluran pembuangan air, anda tidak akan bisa menyalurkan air yang sudah digunakan untuk dibuang. Inilah mengapa pipa dalam rumah anda merupakan sesuatu yang harus anda perhatikan dengan baik.

Saluran pembuangan air terletak di berbagai tempat di dalam bangunan anda. Mungkin anda memiliki wastafel, septic tank, tempat cucian piring, maupun kloset yang memiliki pipa sebagai saluran pembuangan air. Sayangnya, pipa pembuangan air tersebut bisa mengalami mampet karena berbagai hal. Berbagai hal yang bisa menyebabkan mampetnya pipa tersebut antara lain tumpukkan lemak, kotoran yang mengerak, endapan sabun, atau gumpalan rambut.

Keberadaan sumbatan dalam pipa bisa menyebabkan berbagai hal yang tentunya tidak anda inginkan. Dengan adanya sumbatan, bakteri bisa bertumbuh di dalam penyebab sumbatan tersebut. Akibatnya, akan muncul bau tidak sedap dari saluran pembuangan air anda. Selain itu, pipa tersebut juga tidak akan mampu mengalirkan air dengan baik lagi. Hal ini tentunya menjadi masalah yang harus anda atasi. Untungnya, ada berbagai cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi pipa mampet. Inilah beberapa cara yang bisa anda terapkan.

Alirkan Air Mendidih ke dalam Pipa

Cara pertama ialah dengan mengalirkan air mendidih ke dalam pipa. Air mendidih mampu menghilangkan sumbatan-sumbatan yang ringan. Contoh sumbatan yang ringan ialah tumpukan lemak, endapan sabun, ataupun gumpalan rambut yang kusut di dalam pipa anda. Dengan bantuan air mendidih, sumbatan-sumbatan tersebut akan menghilang sehingga pipa yang mampet tersebut bisa kembali seperti semula. Anda tinggal menuangkan air mendidih ke dalam saluran pembuangan yang sedang mampet. Cara ini merupakan cara yang sangat mudah, murah, dan cukup efektif untuk sumbatan-sumbatan yang ringan.

Namun, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum anda menggunakan teknik ini. Air mendidih hanya bisa digunakan untuk pipa tersumbat yang terbuat dari logam atau metal. Jangan pernah menuangkan air mendidih ke dalam pipa paralon pvc. Hal ini disebabkan karena risiko pipa meleleh akibat suhu air mendidih yang terlalu panas. Selain itu, anda juga harus sangat berhati-hati ketika menuangkan air panas ke dalam pipa yang tersumbat. Jangan sampai anda terluka karena terkena air panas saat melakukan hal tersebut.

Garam Dapur untuk Melarutkan Sumbatan

Penggunaan garam merupakan cara mengatasi pipa mampet dalam dunia industri selain menggunakan air mendidih. Garam dapur merupakan sesuatu yang sangat mudah untuk ditemukan. Bahkan, anda mungkin saat ini sudah memiliki garam di dalam dapur anda. Inilah mengapa metode ini merupakan salah satu metode yang paling mudah untuk menghilangkan sumbatan di dalam pipa anda. Anda memerlukan setengah kilogram garam dapur untuk menghilangkan sumbatan di dalam pipa anda. Setelah itu, campurkan garam tersebut dengan 5 liter air panas. Anda hanya perlu menunggu hingga garamnya larut sebelum anda bisa menuangkan larutan tersebut ke saluran yang tersumbat.

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum menggunakan cara ini. Pertama-tama, pastikan bahwa anda berhati-hati dalam menuangkan larutan tersebut. Sebaiknya anda menuangkan larutan tersebut dengan perlahan-lahan. Anda juga harus menunggu selama 3 jam sebelum anda bisa memastikan kembali apakah sumbatannya sudah hilang. Sama seperti metode air mendidih, anda juga hanya bisa menggunakan cara ini untuk pipa yang terbuat dari logam ataupun metal.

Kekuatan Mekanik Karet Penyedot

Apakah anda pernah mendengar istilah plunger atau karet penyedot? Nah, alat ini merupakan salah satu alat yang bisa anda gunakan untuk mengatasi pipa yang mampet. Alat ini terdiri atas tongkat dan karet penyedot yang dihubungkan di ujung tongkat tersebut. Anda bisa menemukan plunger di toko bangunan terdekat anda. Dengan bantuan plunger, anda akan mampu menghilangkan berbagai masalah sumbatan di dalam bangunan anda melalui kekuatan mekanik. Penggunaan plunger tergolong sebagai cara yang mudah dan cepat untuk mengatasi pipa yang sedang mampet.

Untuk bisa menggunakan karet penyedot, anda harus menguras terlebih dahulu genangan air pada saluran pipa yang mampet. Setelah itu, anda tinggal meletakkan plunger tepat di atas lubang saluran tersebut. Namun, anda harus memastikan bahwa karet penyedot pada plunger menutup lubang tersebut dengan rapat. Dengan begitu, daya sedot dari alat ini akan menjadi semakin maksimal. Selanjutnya, anda harus memompa berkali-kali sambil mengecek apakah air sudah bisa mengalir melalui pipa tersebut. Selain efektif untuk mengatasi mampet, penggunaan plunger juga cukup disenangi karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin berbahaya.

Penggunaan Soda Api pada Pipa yang Mampet

Cara terakhir yang akan kami rekomendasikan kepada anda adalah dengan menggunakan soda api. Soda api merupakan bahan yang bisa anda temukan di toko bangunan. Bahan ini mampu menghilangkan sumbatan yang bisa dibilang cukup bandel. Sumbatan tersebut bisa berupa lemak, kerak, bakteri, rambut, sabun, dan lain sebagainya yang bisa menyumbat pipa saluran air anda. Namun, anda tidak boleh menggunakan soda api sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum menggunakan soda api, mengingat bahwa bahan ini cukup berbahaya bila digunakan sembarangan.

Pastikan bahwa anda menggunakan pelindung sebelum anda menggunakan soda api. Anda memerlukan pelindung mata, sarung tangan, dan masker supaya anda terlindungi dari bahaya kimia dari soda api tersebut. Anda juga sebaiknya membuka pintu dan jendela yang ada pada ruangan tersebut. Apabila semua sudah dipastikan aman, anda bisa menuangkan soda api tersebut ke dalam pipa yang tersumbat. Pastikan bahwa anda menuangkan soda api perlahan-lahan. Setelah anda tuangkan, anda bisa siram perlahan-lahan pipa tersebut dengan air panas. Inilah cara mengatasi pipa mampet dalam dunia industri yang bisa anda lakukan.

Bagi suatu pabrik, kebersihan adalah hal yang sangat penting dan harus mendapatkan perhatian yang baik. Apalagi pabrik memiliki peranan yang sangat besar dengan kualitas produk, di mana nantinya produk tersebut akan digunakan oleh para konsumen.

Sehingga, kebersihan haruslah menjadi prioritas agar tidak menimbulkan masalah pada konsumen. Tidak hanya untuk konsumen, kebersihan pabrik juga memberikan manfaat untuk pekerjanya sendiri agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selama berjalannya aktivitas bekerja.

Pentingnya Pembersihan Pabrik

Keberadaan dari industrial cleaning atau pembersihan area industri seperti pabrik adalah sebuah usaha untuk membuat area pabrik Anda dalam kondisi yang bersih. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika kebersihan pabrik dijaga dengan baik.

  1. Lingkungan Kerja Yang Lebih Nyaman Dan Sehat

Lingkungan kerja yang bersih, tentu membuat pekerjanya merasa nyaman dalam menjalani tugas dan tentu mendukung kesehatan para pekerja. Sedangkan lingkungan kerja yang kotor akan menjadi tempat bersarangnya jamur, penyakit, dan bakteri yang bisa menyebar dengan sangat cepat. Dengan membersihkan area pabrik, maka bisa segera menghilangkan kotoran dan aktivitas bekerja pun tidak akan terganggu.

  1. Mampu Meningkatkan Produktivitas

Kebersihan pabrik yang dijaga dengan baik, hal ini mampu untuk meningkatkan produktivitas para pekerja. Di mana kotoran yang membawa penyakit bisa langsung dibasmi dan pekerja pun akan terhindar dari berbagai penyakit. Otomatis mereka akan lebih sehat dan bersemangat dalam menjalankan pekerjaannya di pabrik dan hal ini akan meningkatkan produktivitasnya.

  1. Area Pabrik Tetap Rapi Dan Bersih

Pabrik yang biasanya dikenal dengan kondisinya yang berantakan karena jumlah barang yang banyak, namun jika memperhatikan kebersihannya maka pabrik pun bisa tertata dengan rapi dan bersih.

Lantai yang selalu dibersihkan bisa mencegah terjadinya slip yang berpotensi membuat pekerja saat melintas menjadi jatuh. Sehingga, pabrik yang rapi dan bersih juga bisa menghindarkan para karyawan dari terjadinya kecelakaan kerja.

  1. Menciptakan Citra Yang Baik Bagi Pabrik

Secara tidak langsung, pabrik yang selalu dijaga kebersihannya, hal ini akan memberikan citra yang baik bagi pabrik yang bersangkutan. Misalnya saat ada pihak yang sedang mengantarkan atau mengambil barang di pabrik, maka bisa melihat bagaimana kondisi di pabrik tersebut.

Jika kondisinya rapi dan lantainya bersih, maka pabrik Anda akan mendapatkan respon yang positif dan jauh dari masalah yang berkaitan dengan kualitas pabrik.

Cara Membersihkan Lantai Pabrik

Pabrik memiliki lantai yang berbeda dengan lantai di rumah-rumah. Di mana lantai pabrik didesain dengan kekuatan yang lebih karena di sinilah setiap harinya aktivitas bekerja dilakukan. Bahkan tidak hanya dilalui oleh banyak pekerja, tetapi juga tempat diletakkan rak-rak, mesin, bahan baku, dan alat-alat lainnya. Oleh karena itu, lantai pabrik haruslah dibuat dari bahan yang terjamin kekuatannya, misalnya seperti bahan beton.

Oleh karena itu, untuk menjaga kebersihan, maka berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk membersihkan lantai pabrik.

  1. Pressure Washer

Bagi pabrik yang dalam kegiatan produksinya melibatkan bahan berupa minyak dan grease, jika ada yang tumpah maka membersihkannya tidaklah mudah meski dengan air sekali pun.

Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan pressure washer. Dengan menggunakan high pressure washer yang menyemprotkan air bertekanan tinggi di satu titik, hal ini ampuh untuk bisa membersihkan kotoran yang menempel di lantai pabrik Anda yang terbuat dari beton. Anda hanya membutuhkan air sebagai inlet lalu disemprotkan secara kencang. Pressure washer ini juga memerlukan adanya aliran listrik maupun bahan bakar.

Mesin pressure washer diesel biasanya digunakan ketikan area tersebut tidak tersedia kontak listrik, sedangkan pressure washer listrik lebih tepat digunakan untuk membersihkan bagian dalam pabrik, yang mana tersedia kontak listrik serta tidak membutuhkan tekanan air yang besar. Sebaiknya Anda memilih pressure washer yang bisa menghasilkan air panas, karena hal ini sangat memudahkan dalam menghilangkan minyak

  1. Pembersihan Dini

Selain menggunakan pressure washer, Anda juga bisa menggunakan pembersihan dini. Dalam hal ini kecepatan adalah yang paling penting. Saat Anda zat yang tumpah, baik itu minyak, cat, atau bahan lainnya, segeralah membersihkannya dan jangan dibiarkan sampai bahan itu mengeras.

Jika sudah mengeras, maka semakin sulit untuk dibersihkan dan jika dipaksakan bisa berisiko merusak lantai. Anda bisa menggunakan deterjen yang dicampur dengan sedikit air, lalu menggosoknya memakai sikat. Dengan begitu, noda pun bisa mudah dan cepat dihilangkan.

  1. Menggunakan Chemical

Anda juga bisa membersihkan lantai pabrik berbahan beton dengan menggunakan chemical atau bahan kimia. Misalnya saja asam sitrat yang Anda tuangkan dalam jumlah sedikit pada bagian lantai yang terkena noda. Lalu setelah dituangkan, Anda bisa mendiamkannya beberapa menit.

Kemudian gosok dan sikatlah dengan kawat untuk menghilangkan sisa noda, kemudian bilaslah dengan air. Cara ini ampuh untuk menghilangkan kotoran di lantai tersebut. Chemical lainnya yang bisa Anda gunakan adalah bahan pemutih, amonia, atau hidrogen peroksida untuk membantu Anda membersihkan noda yang membandel.

  1. Pembersihan Mikroba

Pembersihan mikroba dilakukan dengan menggunakan organisme hidup atau mikroba untuk mengonsumsi minyak. Enzim yang dikeluarkan oleh mikroba akan mematahkan kontaminan minyak menjadi lebih mudah untuk dicerna.

Mikroba akan melakukan migrasi ke dalam pori beton agar bisa mencerna minyak. Lalu diubah menjadi karbon dioksida dan air. Dengan begitu, cara ini mampu menghilangkan adhesi untuk pelapis lantai.

Menyadari betapa pentingnya melakukan pembersihan area pabrik, terutama bagian lantainya, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan memberi keamanan bagi para pekerja. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan lantai pabrik yang terbuat dari beton, di mana salah satunya Anda bisa menggunakan chemical atau bahan kimia.

Ada berbagai manfaat pendingin dalam dunia industri. Pendingin semakin dibutuhkan untuk menunjang operasional perusahaan. Dikenal juga sebagai refrigerasi, jenis pendingin yang dipakai berukuran lebih besar dan dilengkapi komponen lebih rumit. Hal ini ditujukan agar fungsinya memberikan hasil yang diharapkan industri yang bersangkutan.

Cara kerja pendingin untuk industri

Pendingin atau refrigerasi yang dipakai dalam dunia industri dapat berupa alat, sistem, atau media yang berfungsi mengatur temperatur atau suhu. Dengan begitu, pihak yang menggunakannya dapat mencapai temperatur di bawah ruangan karena telah terjadi penyerapan panas atau kalor dari sebuah lingkungan untuk kemudian dilepas ke lingkungan lain.

Untuk mendapatkan manfaat pendingin dalam dunia industri yang dibutuhkan, sistem atau alat refrigerasi harus melakukan penyerapan pada temperatur rendah secara terus menerus dengan menguapkan cairan secara berkelanjutan. Jadi, pendingin dapat mengondisikan udara dalam material tertentu, mengolah bahan sesuai aktivitas mikroorganisme, hingga memisahkan komponen-komponen hidrokarbon yang sifatnya mudah menguap.

Manfaat pendingin berdasarkan jenis industri

Untuk mengetahui manfaat pendingin, mari kita ulas berdasarkan jenis industri yang memakainya seperti yang dibahan berikut ini.

  1. Industri kimia dan farmasi

Sebagian besar pendingin yang digunakan dalam industri kimia dan farmasi ditempatkan di penyimpanan dan ruang produksi obat hingga pembiakan bakteri di gedung produksi. Teknologi yang semakin maju pun telah memberikan manfaat pendingin dalam dunia industri yang lebih ramah lingkungan lewat green chiller.

Pendingin yang dimanfaatkan dalam industri kimia dan farmasi akan memudahkan Anda menjaga kualitas produk medis seperti obat-obatan. Fitur seperti termometer digital dalam pendingin pun akan memudahkan Anda untuk mengontrol suhu secara akurat. Jadi, tak akan bahan yang mengalami perubahan rasa atau bentuk saat dikeluarkan dari sistem pendingin.

Fitur no frost adalah jaminan lainnya yang akan memastikan obat untuk kebutuhan laboratorium atau farmasi tak cepat membeku atau tertutup es. Dengan begitu, risiko es atau air merembes ke dalam kemasan dapat dihindari. Manfaat pendingin dalam dunia industri untuk farmasi atau kimia lainnya adalah mencegah produk terhindar dari serangan kotoran maupun serangga.

  1. Industri kuliner

Jenis pendingin yang digunakan di industri kuliner terbilang beragam. Hal ini disebabkan variasi bahan baku makanan yang melimpah dan membutuhkan teknik penyimpanan berbeda. Ada yang tetap nikmat walau didinginkan dalam waktu lama, ada pula yang harus disimpan dalam suhu tertentu supaya kualitas dan rasanya tak cepat rusak.

Anda yang berencana mengembangkan bisnis kuliner berupa kafe atau restoran disarankan menggunakan kitchen refrigerator. Jenis pendingin ini sudah memakai empat komponen penting seperti evaporator, valve, expansion, serta kondensor. Hasilnya, manfaat pendingin dalam dunia industri ini akan lebih optimal karena bahan baku makanan awet dalam jangka waktu tertentu.

Kemudian ada mesin freezer yang kapasitasnya lebih kecil. Jenis pendingin ini digunakan untuk orang-orang yang mengelola bisnis frozen food. Dengan dimensi yang lebih ekonomis, mesin freezer juga lebih mudah dipindahkan. Jadi, Anda yang belum punya tempat usaha besar bisa memakai pendingin tersebut untuk menyetok frozen food.

  1. Industri minyak dan gas (migas)

Ya, pendingin diperlukan pula dalam industri minyak dan gas (migas). Dalam pengolahan minyak bumi, alat tersebut berperan dalam mendinginkan fraksi-fraksi minyak bumi yang sudah diolah. Jenis fraksi ini sebenarnya sudah memiliki panas tinggi, sehingga perlu diturunkan terlebih dulu sebelum dimasukkan ke dalam tangki penyimpanan.

Manfaat pendingin dalam dunia industri berkaitan juga dengan jenisnya. Dalam industri migas, ada sheel dan tube cooler yang akan mengalirkan fraksi panas lewat pipa, sementara air pendingin akan dialirkan melalui shell. Proses ini akan menciptakan kontak langsung dengan permukaan pipa berisi fraksi panas. Kemudian, panas akan diserap aliran air dari shell.

Selanjutnya ada box cooler yang cara kerjanya cukup efisien. Pada jenis pendingin tersebut terdapat coil (pipa dengan lubang-lubang kecil) yang berfungsi mengalirkan fluida panas. Lantas, air pendingin akan dialirkan untuk mengisi box cooler dan menutupi coil. Proses ini memungkinkan terjadinya penyerapan panas oleh air pendingin, sehingga suhu fraksi yang keluar sesuai yang diinginkan.

  1. Industri perikanan/kelautan

Manfaat pendingin dalam dunia industri kelautan atau perikanan berhubungan dengan produktivitas serta profit yang diperoleh. Melalui refrigerasi, pelaku industri dapat mengatur temperatur hingga mencapai level yang dibutuhkan. Jadi, ikan-ikan hasil tangkapan awet tanpa menggunakan bahan pengawet dan konsumen bisa merasakan manfaat biologis maupun ekonomis.

Kemudian, ikan-ikan yang disimpan dalam pendingin dapat dijadikan cadangan untuk antisipasi di masa paceklik. Langkah ini secara tak langsung akan memperpanjang masa operasi pabrik yang menjadikan ikan sebagai bahan baku sampai menstabilkan harga. Sehingga saat para nelayan tak mendapatkan panen melimpah, masyarakat masih bisa membeli ikan dengan harga terjangkau.

Terakhir, manfaat pendingin dalam dunia industri yang lebih luas adalah memperluas jaringan pemasaran ikan dan hasil laut lain ke berbagai negara. Hal ini membuat pemerintah dengan mudah memperbesar jumlah pemasukan devisa negara. Jika dikelola dengan baik, nelayan-nelayan lokal akan lebih sejahtera karena penghasilan mereka mengalami peningkatan yang signifikan.

Keempat industri di atas adalah segelintir bidang yang menggunakan pendingin untuk menjalankan operasionalnya. Dengan mengetahui fungsi pendingin, Anda yang punya niat mengelola bisnis dapat membeli alat yang tepat dan menjadikannya sebagai investasi jangka panjang. Manfaat pendingin dalam dunia industri pun bakal Anda peroleh secara stabil dan maksimal.

Pernahkah Anda memperhatikan alat-alat pembersih air conditioner efektif yang digunakan teknisi saat menangani perangkat tersebut? Membersihkan air conditioner (AC) tak bisa disamakan dengan mencuci perabotan rumah tangga atau alat masak. Pasalnya, AC terdiri atas berbagai komponen yang saling terhubung. Maka dari itu, teknisi biasanya harus membongkar AC sebelum melakukan pembersihan secara menyeluruh.

Alat-alat untuk membersihkan AC

Teknisi AC umumnya membawa peralatan lengkap untuk memenuhi kebutuhan perawatan, tak terkecuali saat membersihkan perangkat. Adapun alat-alat yang akan mereka pakai di antaranya:

  • Pompa steam

Disebut sebagai air cleaner, pompa steam sebagai salah satu alat-alat pembersih air conditioner efektif berfungsi untuk menyemprotkan air bertekanan tinggi. Teknisi menggunakannya untuk mencuci komponen dalam seperti penyaring (filter) udara, evaporator, serta kondensor. Tekanan dari pompa steam ditujukan untuk melepas kotoran yang melekat tanpa merusak komponen.

  • Plastik steam

Material plastik steam berbeda dengan plastik kebanyakan. Pasalnya, jenis plastik ini berfungsi melindungi rangkaian elektronik atau PCB indoor pada AC. Dengan demikian, teknisi yang bertugas bisa mencuci komponen-komponen yang kotor dan membasuhnya sampai bersih, sementara rangkaian tak akan terkena cipratan air.

  • Ember atau bak air

Wadah berukuran besar seperti ember atau baik air dibutuhkan sebagai pendamping alat-alat pembersih air conditioner efektif. Pasalnya, teknisi AC memerlukannya untuk menampung air dari bekas pencucian. Air tersebut harus dibuang ke tempat yang tepat, sebab sudah tercampur kotoran dan freon yang berisiko mencemari lingkungan.

  • Tang

Ada beberapa jenis tang yang dipakai dalam pemeliharaan AC. Antara lain tang kombinasi, tang potong, tang bulat, hingga tang lancip. Fungsinya pun beragam dari memegang, memuntir, hingga memotong kawat dan bahan-bahan lunak pada perangkat. Menggunakan tang sesuai kebutuhan pun akan mempercepat proses perawatan, termasuk membersihkan komponen di dalam AC.

  • Obeng 

Dalam perawatan perangkat elektronik, obeng minus atau pipih dan obeng kembang dipakai untuk sejumlah keperluan. Misalnya saja memasang, melepas, dan mengencangkan komponen. Walau tak sekompleks tang, salah satu alat-alat pembersih air conditioner efektif ini tetap dibutuhkan dalam proses bongkar-pasang.

  • Kunci 

Terdapat tiga jenis kunci yang digunakan dalam servis AC. Kunci L akan dipilih teknisi saat membuka baut berkepala persegi enam. Kemudian, ada kunci pas untuk melepas serta memasang baut atau mur. Terakhir, kunci inggris yang fungsinya sama dengan kunci pas, hanya saja pemakaiannya lebih fleksibel untuk semua ukuran mur maupun baut.

  • Pompa vakum 

Pompa vakum memungkinkan teknisi AC menciptakan sistem pendingin hampa udara sebelum mengisinya dengan refrigeran (freon). Proses ini bersifat mutlak kalau Anda membutuhkan refrigeran baru sembari pembersihan AC. Pompa vakum sebagai alat-alat pembersih air conditioner efektif pun memudahkan teknisi dalam mengondisikan sistem pendingin.

  • Tang ampere

Tang ampere atau clamp tester digunakan untuk mengukur arus listrik saat teknisi memperbaiki AC. Dalam pemakaiannya, alat ini akan dimasukkan di antara kabel (positif atau negatif) dengan mulut tang ampere untuk mengukur arus listrik. Teknisi akan memeriksa skala hasil pengukuran supaya proses perbaikan bisa dilanjutkan.

  • Service manifold

Terakhir ada service manifold yang mempunyai berbagai peran. Antara lain membuang bahan pendingin, minyak kompresor dalam sistem, hingga mengecek tekanan. Hal ini pula yang membuat service manifold memiliki nama-nama lain seperti charging and testing unit, system analyzer, gauge manifold, atau test gauge set.

Pentingnya melakukan pembersihan pada AC

Dengan banyaknya alat-alat pembersih air conditioner efektif yang dipakai, wajar kalau perawatan tersebut membutuhkan tenaga profesional untuk menanganinya. Anda yang tak terlalu memahami komponen AC pun sebaiknya menjadwalkan pembersihan berkala supaya AC dapat bekerja secara optimal dalam jangka waktu lama.

Untuk memastikan AC bersih dari kotoran dan bebas masalah, pembersihkan disarankan dilakukan tiga bulan sekali. Dengan begitu, Anda akan memperoleh benefit-benefit berkut:

  • Menjaga kebersihan udara yang dialirkan

Salah satu fungsi utama AC adalah menyaring partikel-partikel kecil seperti debu, sehingga kualitas udara yang dihasilkan tetap bersih. Jika komponen AC ditangani dengan alat-alat pembersih air conditioner efektif, maka kualitas udara yang nantinya dialirkan akan tetap bersih dan aman untuk dihirup orang-orang dalam ruangan.

  • Mencegah kebocoran dari air conditioner

Kotoran yang terakumulasi dalam pipa evaporator dapat berubah menjadi lumut dan berisiko menutupi saluran pembuangan AC. Faktor ini pula yang meningkatkan risiko kebocoran sampai menyebabkan kerusakan. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan membersihkan AC supaya kotoran tak menumpuk di dalamnya.

  • Membuat temperatur AC tetap dingin 

Selain memicu kebocoran, penumpukan kotoran pun kerap mengganggu performa penyaring udara. Kemudian, saat kotoran menempel di pipa evaporator, uap dingin tak bisa disebarkan secara optimal oleh kipas dalam AC. Oleh karena itu, Anda jangan malas melakukan perawatan kalau ingin suhu udara dari AC tetap stabil.

  • Menghemat biaya tagihan listrik

Teknisi yang mengandalkan alat-alat pembersih air conditioner efektif secara tak langsung akan membantu Anda menghemat biaya tagihan listrik. Mengapa? Saat komponen AC bekerja di luar kapasitas karena mengalami kendala, daya listrik yang dipakai pun akan semakin besar. Sementara pemeliharaan membantu AC bekerja sesuai kapasitas, termasuk memakai daya listrik yang sesuai.

Kalaupun Anda bisa menggunakan alat-alat pembersih air conditioner efektif, pastikan setiap tahapnya sudah mengikuti prosedur. Namun, kalau masih membutuhkan teknisi, pastikan orang yang Anda panggil ke rumah berasal dari gerai resmi. Manfaatkan juga garansi yang masih berlaku untuk meringankan biayanya.

Untuk keperluan pembersihan air conditioning dalam skala industri, silakan hubungi kami.

Di ranah industri, beberapa jenis alat tube cleansing yang digunakan berpengaruh besar terhadap proses pemeliharaan. Kalau sampai salah menggunakan alat, performa tube atau tabung akan berkurang dan tentunya mempengaruhi produktivitas di tempat kerja. Lalu, seperti apa alat yang sebaiknya dipakai dalam pembersihan tube industri?

Mengenal tube di dunia industri

Sebelum mengenal jenis-jenis tube cleansing, Anda perlu mengenali kriteria tube terlebih dulu. Berbeda dari pipe atau pipa, tube industri merupakan silindris dengan lubang di bagian tengah yang berfungsi untuk mengalirkan fluida. Ukuran tube juga lebih kecil dibandingkan pipe dan tak dibatasi spool. Sejumlah industri pun memakai tube karena lebih mudah dibentuk dan fleksibel.

Beberapa jenis alat tube cleaning ditujukan untuk membersihkan sisa fluida yang mengalir dalam tube. Apalagi benda tersebut kerap difungsikan sebagai instrumen pada heat exchanger (HE). Panas pada fluida yang dialirkan dalam tube HE pun akan disesuaikan dengan fluida lainnya.

Hal lain yang membedakan tube dengan pipe adalah cara pengukurannya. Tube menggunakan outside diameter dalam prosesnya dengan satuan tebal yang disebut bwg. Dengan ukuran yang lebih kecil, tube akan membuat pertukaran panas fluida lebih cepat.

Jenis alat yang dipakai dalam tube cleansing

Secara garis besar, tube cleansing melibatkan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan pembersihan dan perawatan tube kotor. Beberapa jenis alat tube cleansing digunakan untuk mengangkut kotoran hingga endapan yang berisiko menghalangi aliran fluida.

Dalam rekayasa sistem dan industri, tube cleansing akan menghaluskan permukaan kasar dan melancarkan kembali perpindahan panas. Sementara di industri kuliner, farmasi, dan kesehatan, perawatan ini dijadikan sebagai salah satu persyaratan pemakaian tube, karena harus bebas dari kuman dan benda asing yang membahayakan.

Tidak sulit menemukan peralatan tube cleansing. Sejumlah perusahaan memproduksinya untuk memenuhi kebutuhan industri. Setidaknya ada empat jenis alat tube cleansing yang paling sering digunakan, antara lain chiller tube cleaner, boiler tube cleaner, heat exchanger cleaning tools, dan condenser tube cleanser.

  1. Chiller tube cleaner

Salah satu pembersih dari beberapa jenis alat tube cleansing ini dipakai untuk menjaga performa maupun kebersihan dalam sistem pendingin serta HVAC. Keduanya membutuhkan perawatan serius karena memiliki komponen-komponen penting. Selain itu, chiller dan HVAC pun membutuhkan tempat besar dalam instalasinya.

Pembersihan dengan chiller tube cleaner secara tak langsung membantu penghematan energi, sebab komponen-komponen di dalamnya berfungsi dengan baik dan segera diperbaiki apabila ada yang bermasalah. Menggunakan chiller tube cleaner dari produsen berpengalaman pun akan membuat proses pemanasan fluida tetap stabil.

  1. Boiler tube cleaner

Kemudian, ada boiler tube cleaner yang dipakai untuk membersihkan tube boiler agar dapat memanaskan cairan dan menghasilkan uap secara maksimal. Beberapa jenis alat tube cleansing yang ditujukan untuk boiler tube dipakai oleh sejumlah pihak, dari industri kuliner, pembangkit listrik, hingga sanitasi.

Pembersihan dengan boiler tube cleaner pun akan membuat kinerja pada jenis tube tersebut tetap baik dalam jangka waktu lama. Langkah ini pun dianggap lebih aman dibandingkan pembersihan dengan bahan kimiawi. Pasalnya, bahan-bahan yang digunakan tak akan merusak permukaan tube dan menjaga kualitas cairan yang dipanaskan.

  1. Heat exchanger cleaning tools

Heat exchanger termasuk alat yang harus dirawat secara berkelanjutan. Dalam hal ini, Anda bisa mempertimbangkan beberapa jenis alat tube cleansing yang sudah mengombinasikan teknik mekanis dan bahan-bahan kimia untuk memberikan hasil terbaik. Sistem pembersih dengan tabung putar dan larutan khusus untuk mengangkat kerak adalah dua fitur yang bisa Anda cek pada alat-alat tersebut.

Ketika menggunakan heat exchanger cleaning tools, Anda harus mematikan shell dan tube yang dipakai untuk pertukaran panas. Kemudian, Anda dapat memilih metode pembersihan sesuai dengan kebutuhan. Ada tiga opsi yang umumnya ditawarkan heat exchanger cleaning tools, antara lain mekanis, kimiawi, atau memakai air bertekanan tinggi.

  1. Condenser tube cleaner

Alat selanjutnya yang dipakai untuk membersihkan tube industri adalah condenser tube cleaner. Memakai beberapa jenis alat tube cleansing untuk condenser bertujuan untuk membersihkan permukaannya dari kotoran seperti debu, lendir, hingga lumpur yang kerap mengendap. Tanpa pembersihan rutin, condenser tak bisa bekerja optimal dan mempengaruhi jenis tube lainnya.

Seperti heat exchanger cleaning tools, condenser tube cleaner memanfaatkan air bertekanan tinggi untuk mengangkat berbagai jenis kotoran dari permukaan. Anda pun bisa mengatur tekanan ar yang akan dipakai dalam proses perawatan. Pastikan penyetelannya pas, karena tekanan berlebih malah berisiko merusak permukaan condenser.

Tip memakai alat-alat cleansing tube di tempat kerja

Pembersihan tube yang dijadwalkan secara berkala akan membuat produktivitas kerja lebih tinggi sekaligus efisien. Selain mengetahui beberapa jenis alat tube cleansing yang harus dipakai, Anda pun perlu memperhatikan sejumlah hal terkait kualitas alat beserta pemakaiannya.

Keliru memilih jenis alat tube cleansing adalah salah satu hal yang kadang terjadi karena banyaknya metode pembersihan yang dipakai. Kesalahan tersebut sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal dengan mempelajari jenis alat tube cleansing dan pilihan fiturnya. Pelajari cara dari masing-masing pilihan, sehingga kalau fitur utama bermasalah, Anda bisa segera menggantinya ke metode lain.

Lihat juga tube yang akan dibersihkan. Ukuran, material, dan lekukan tube turut mempengaruhi metode yang Anda ambil untuk merawatnya. Walau terkesan merepotkan, sejumlah penyesuaian yang Anda lakukan terhadap beberapa jenis alat tube cleansing justru akan melancarkan prosesnya sampai akhir.

Hubungi kami untuk penyediaan semua alat-alat ini

Pada pembahasan kali ini, Anda bisa temukan ulasan mengenai apa itu Tube Cleaner System, cara kerja, dan kegunaan atau manfaatnya, terutama dalam hal mesin untuk industri. Selamat membaca dan semoga informasi berikut bermanfaat untuk Anda dalam memahami lebih mendalam perihal tube cleaner system, ya!

Apa Itu Tube Cleaner System?

Tube cleaning atau pembersihan pipa merupakan aktivitas maupun alat yang dipergunakan untuk membersihkan dan merawat pipa yang kotor. Nah, kebutuhan untuk membersihkan pipa ini muncul dikarenakan adanya media yang disalurkan di dalamnya. Media tersebut dapat menyebabkan penumpukan atau penimbunan kotoran seperti kerak, yang dalam jangka panjang bahkan bisa mengakibatkan kerusakan.

Dalam teknik sistem dan dunia industri, tube cleaning ini dibutuhkan terutama untuk mengatasi permukaan pipa yang kasar maupun transfer panas. Sedangkan di dalam industri makanan dan farmasi, plus bidang teknologi medis, aktivitas ini menuntut untuk mencegah dan menangkal bakteri pada pipa, sehingga pipa pun bebas dari bahan-bahan asing yang dapat membahayakan tubuh manusia. Contohnya setelah pemasangan pipa, atau setelah penggantian pipa.

Sumber masalah lainnya yang bisa mendorong tube cleaning ini adalah tumpukan kotoran yang menyebabkan pipa tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Nah, dengan demikian bisa disimpulkan bahwa apa itu Tube Cleaner System dapat dijelaskan sebagai sebuah sistem aktivitas serta alat yang digunakan dalam menerapkan protokol kebersihan dan perawatan pipa.

Sistem ini dijalankan dengan tujuan untuk menjaga agar pipa selalu bersih serta bebas dari timbunan kotoran, yang dapat memengaruhi performa atau fungsi pipa tersebut. Dengan demikian, efisiensi operasional industri pun dapat dijaga pada level ideal yang menjadi standar.

Jenis Tube Cleaner System

Dalam penerapannya sendiri, tube cleaner system berkembang menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah daftar dan rangkuman penjelasan singkatnya.

  1. Automatic tube cleaner.

Jenis sistem pembersihan pipa yang satu ini bersifat otomatis, seperti yang ditunjukkan oleh namanya. Automatic tube cleaner dipasang atau di-install pada bagian heat exchanger dan berfungsi untuk menjaga pipa agar selalu tetap bersih tanpa harus ada intervensi – misalnya pengecekan – secara manual yang tentu lebih inefisien karena membuang lebih banyak waktu.

Pasalnya, pembersihan secara manual pada heat exchanger dapat berdampak pada downtime yang panjang di sistem, yang berarti operasional industri Anda juga akan tersendat dan tertunda. Terlebih lagi, proses operasional berarti bahwa pipa akan selalu digunakan secara berkelanjutan, yang membuat adanya timbunan kotoran di dalamnya bisa dibilang tak terhindarkan.

Nah, dengan automatic tube cleaner, proses pembersihan pipa pun bisa diterapkan dengan menghemat lebih banyak waktu. Pasalnya, sistemnya yang otomatis akan dapat menjalankan proses pembersihan pipa secara teratur pada jangka waktu tertentu tanpa ada proses manual sama sekali. Lebih lanjut lagi, pipa yang bersih pun dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi (bahan bakar), serta menurunkan biaya operasi. Sistem automatic tube cleanser ini pun dapat dipasang pada heat exchanger yang sudah ada, sehingga Anda tak perlu melakukan penggantian ke heat exchanger khusus sama sekali.

  1. Chiller tube cleaner.

Sementara itu, chiller tube cleaning secara umum merupakan sebuah jenis metode pembersihan pipa yang mempergunakan udara terkompresi (compressed air) dan air, atau cukup menggunakan air bertekanan tinggi saja.

Tujuan dari metode tube cleaning yang satu ini adalah untuk menggerakkan proyektil pembersihan melalui bagian dalam pipa untuk benar-benar membersihkan dan menyingkirkan tumpukan kotoran atau kerak di dalamnya. Nah, proyektil yang digunakan ini sangat bervariasi, seperti peluru karet atau pembersih plastik maupun logam. Nama lain dari chiller tube cleaner ini adalah tube cleaning guns.

Ada beberapa faktor yang membuat metode ini sangat unggul, seperti kecepatan proses pembersihan pipa yang sangat tinggi, bahkan hanya dalam hitungan detik. Di samping itu, penggunaannya pun cukup mudah sehingga operator tidak perlu harus memiliki keahlian tertentu – selama ia dapat memahami cara kerjanya, ia akan dapat menggunakan chiller tube cleaner dengan mudah. Hasil pembersihan pipa dengan metode ini pun memuaskan.

  1. Condenser tube cleaner.

Sementara itu, condenser tube cleaner sangat bermanfaat dalam mencegah kontaminasi pada komponen cooling water circuit. Jenis sistem yang satu ini digunakan ketika kontaminan di dalam cooling water membentuk penimbunan kotoran pada permukaan bagian dalam pipa pada saat proses heat transfer.

Efeknya, tingkat heat transfer pun menurun, yang lebih lanjut lagi dapat mengakibatkan proses rating ulang output pabrik di mana pipa digunakan.

Jenis kontaminan yang umum pada pipa condenser dan heat exchanger dikenal sebagai micro-fouling, yang disebabkan oleh adanya kandungan pemicu kotoran tersebut di dalam air. Contohnya kalsium karbonat, kalsium sulfat, dan sebagainya.

Ketika akumulasinya terjadi secara terus-menerus dan mengakibatkan timbunan kotoran yang berskala tinggi, proses pertukaran panas pada heat exchanger pun menurun efisiensinya secara signifikan.

Kalau tidak diatasi, hal tersebut bisa mendorong peningkatan tekanan pada turbin maupun kerusakan lainnya. Dan apabila masalah ini tetap tidak segera ditangani, proses operasional industri akan wajib dihentikan karena kebutuhan untuk membersihkan pipa secara manual pada ruangan tertutup.

Padahal, proses pembersihan pipa manual menguras banyak waktu dan tenaga – serta menggunakan berbagai jenis sikat dan bahan kimia yang keras.

Dengan condenser tube cleaner, pipa condenser pun dapat terjaga kebersihannya dari waktu ke waktu. Biasanya, metode ini mempergunakan bola-bola pembersih, yang kemudian dimasukkan ke dalam condenser dengan cara khusus. Nantinya, bola-bola tersebut akan berputar-putar di dalam pipa untuk membersihkan segala jenis kontaminan dan kotoran secara efektif.

Hubungi kami untuk layanan dan penyediaan alat-alat tube cleaner.

super electrosafe

Tak hanya di pabrik saja, kawasan perkantoran dan gedung pun sebenarnya juga memiliki beragam jenis mesin listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari, misalnya panel listrik. Bergantung pada skala aktivitas perkantoran serta ukurannya, jumlah mesin listrik yang digunakan pun bervariasi. 

Meski begitu, terlepas dari jenis maupun jumlahnya, mesin listrik pada kawasan perkantoran maupun gedung membutuhkan perawatan yang rutin, berkala, dan pastinya cermat. Frekuensi perawatan yang dibutuhkan pun bervariasi berdasarkan berbagai faktor, seperti tingkat penggunaan. Oleh karena itu, perawatan dan pembersihan mesin listrik pun perlu dijadwalkan. Dan pastinya, jadwal tersebut pun perlu dipatuhi, baik itu setiap sebulan sekali, setiap 3 bulan, setiap minggu, dan sebagainya. 

Mengapa Perawatan Mesin Listrik Dibutuhkan? 

Seperti halnya dengan berbagai peralatan dan perlengkapan lainnya yang digunakan dalam aktivitas bisnis, mesin listrik sangat membutuhkan perawatan yang teratur dan berkala. Sebab, dengan perawatan yang dilakukan secara semestinya, mesin listrik pun dapat digunakan dalam jangka panjang, dimaksimalkan umur pakainya sampai benar-benar habis, dan terhindar dari segala risiko kerusakan. Dengan begitu, Anda pun bisa menghemat biaya di masa depan karena tak perlu membayar biaya perbaikan yang mahal atau sampai harus membeli mesin baru dalam waktu yang relatif dekat.  

Secara umum, perawatan mesin memiliki fungsi sebagai berikut: 

  • Memperpanjang masa pakai mesin listrik sehingga mesin dapat dioperasikan selama bertahun-tahun sesuai umur pakainya. 
  • Memastikan kelancaran aktivitas perkantoran, yang berdampak langsung pada performa kantor, produktivitas, serta omzet bisnis. 
  • Menghindari risiko terjadinya kerusakan pada mesin, termasuk kerusakan parah yang membutuhkan biaya besar untuk perbaikan. 
  • Memaksimalkan profit bisnis dengan menekan biaya perbaikan mesin sampai seminimal mungkin. 
  • Memastikan bahwa mesin listrik selalu dapat digunakan sebagaimana mestinya setiap hari, sehingga ikut mendukung aktivitas pengendalian kualitas (quality control) di dalam proses bisnis  di lingkungan perkantoran atau gedung. 

Jenis-Jenis Perawatan Mesin dan Peralatan dalam Bisnis 

Secara umum, perawatan mesin dan peralatan dalam bisnis – termasuk mesin listrik – dapat dikategorikan ke dalam dua jenis, yaitu perawatan terencana (planned maintenance) dan perawatan tak terencana (unplanned maintenance). 

  1. Perawatan terencana (planned maintenance). Jenis yang satu ini adalah aktivitas perawatan mesin listrik yang dilakukan berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Lebih jauh lagi, perawatan terencana terdiri atas 3 jenis berikut ini. 
  1. Perawatan pencegahan (preventive maintenance), yaitu perawatan/pemeliharaan yang dilaksanakan secara berkala dalam satu periode tertentu, atau berdasarkan kriteria tertentu, untuk menghasilkan output bisnis yang memenuhi standar mutu, ketepatan waktu, dan biaya. 
  1. Perawatan terjadwal (scheduled maintenance), yaitu perawatan yang dilakukan secara periodik dengan tujuan untuk mencegah kerusakan mesin listrik. 
  1. Perawatan prediktif (predictive maintenance), yaitu jenis perawatan yang dilaksanakan berdasarkan kondisi mesin listrik. Perawatan prediktif juga dikenal dengan istilah perawatan berbasis kondisi (condition-based maintenance) atau pengawasan kondisi mesin (machinery condition monitoring). Artinya, perawatan dilakukan dengan memeriksa kondisi mesin rutin secara rutin untuk menjamin keandalan mesin dan keselamatan kerja. 
  1. Perawatan tak terencana (unplanned maintenance). Jenis perawatan ini sesuai dengan namanya, yaitu dilakukan bukan berdasarkan rencana, namun karena terdapat tanda bahwa ada penurunan output bisnis yang diduga karena kondisi mesin yang menurun. Untuk lebih detailnya, perawatan tak terencana terdiri atas 3 jenis berikut ini: 
  1. Perawatan darurat (emergency maintenance), yaitu jenis perawatan di mana mesin listrik mendapatkan penanganan bersifat darurat untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih parah. 
  1. Perawatan kerusakan (breakdown maintenance), yaitu jenis perawatan berupa perbaikan darurat yang dilakukan ketika ada kerusakan pada mesin. 
  1. Perawatan perbaikan (corrective maintenance), yaitu jenis perawatan yang dilakukan karena adanya output yang tidak sesuai dengan standar mutu, ketepatan waktu, maupun biaya. Dengan demikian, aktivitas produksi pun perlu diamati dan diawasi untuk menemukan apa titik aktivitas yang membutuhkan koreksi/perbaikan. 

Super Electrosafe, Solusi Perawatan Mesin Listrik Terbaik 

Terlepas dari apa jenis perawatan yang dilakukan untuk mesin listrik, penggunaan electrical contact cleaner atau produk solven merupakan praktik yang wajar. Apalagi, ada berbagai jenis merek produk solven untuk mesin atau komponen kelistrikan di luar sana yang bisa Anda pilih. Hanya saja, sayangnya tak semua produk solven tersebut sebenarnya cocok dan aman digunakan pada mesin maupun komponen kelistrikan. Bukan hanya itu, penggunaannya pun sering kali dibatasi hanya saat mesin dalam kondisi mati. 

Kalau begitu, bukannya Anda hanya perlu menjadwalkan perawatan dan pembersihan pada saat mesin listrik tidak digunakan, misalnya pada hari libur? Rupanya, solusinya tak semudah itu, apalagi jika Anda mempertimbangkan bagaimana pengaruhnya pada biaya perawatan mesin listrik maupun produktivitas usaha Anda. 

Untungnya, ada Super Electrosafe, yang merupakan produk solven dengan kekuatan dielektrik tinggi. Dengan begitu, cairan ini pun dapat digunakan dengan aman, bahkan saat mesin listrik masih beroperasi sekalipun. Jadi, baik itu untuk kebutuhan perawatan terencana maupun tak terencana sekalipun, mesin listrik di area kantor dan gedung Anda bisa selalu terawat dengan semestinya. 

Lebih jauh lagi, Super Electrosafe bisa membantu Anda menghemat biaya perawatan mesin listrik. Pasalnya, Anda tak perlu mengharuskan karyawan bagian perawatan dan pemeliharaan untuk bekerja di luar jam operasional. 

Di samping itu, karena Super Electrosafe bisa digunakan saat mesin sedang beroperasi, Anda juga tak perlu mematikan mesin untuk sementara pada jam kerja. Dengan demikian, aktivitas bisnis di kawasan perkantoran maupun gedung pun dapat berjalan seperti biasanya. 

pembersihan alat listrik

Penggunaan alat listrik sudah menjadi kebutuhan di berbagai aspek kehidupan. Dari rumah tangga hingga yang lebih besar untuk keperluan industri. Kemudian, dibandingkan jenis alat lain, peralatan listrik mempunyai performa yang lebih cepat dan dapat meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, jenis alat seperti ini begitu diandalkan industri karena bisa membantu proses produksi yang tinggi maupun kegiatan lainnya yang membutuhkan kecepatan maksimal. 

Hal-hal yang perlu diperiksa sebelum pembersihan 

Alat-alat listrik di industri tentunya memiliki desain, fungsi, serta komponen yang lebih kompleks daripada yang Anda gunakan di rumah. Hal tersebut ditujukan untuk mengimbangi permintaan yang masuk dari klien maupun konsumen. Industri pun bakal lebih maju karena tak ketinggalan untuk berbagai hal dan mampu menghasilkan profit besar. 

Kendati begitu, keberadaan sumber daya manusia (SDM) masih dibutuhkan untuk melakukan sejumlah, salah satunya untuk merawat atau memelihara alat listrik. Bagaimanapun, peralatan ini merupakan produk yang dirancang manusia. Tanpa teknisi yang melakukan maintenance berkala, alat listrik sebagus dan secanggih apa pun akan berpotensi rusak. 

Teknisi atau pekerja yang diberikan tugas merawat alat listrik pastinya akan mengikuti setiap langkah dalam prosedur yang sudah diberlakukan. Pasalnya kalau sampai salah ambil tindakan, mereka akan menghadapi risiko seperti tersengat aliran listrik atau kecelakaan yang membahayakan nyawa. Lalu, apa saja hal yang sebaiknya mereka waspadai saat membersihkan alat listrik industri? 

  • Tumpukan debu dan kotoran  

Jangan sepelekan tumpukan debu dan kotoran pada peralatan listrik. Meski tampak sepele, keduanya merupakan faktor yang kerap menurunkan nilai ketahanan pada isolator. Akibatnya, alat listrik bakal mengalami masalah seperti short circuit atau ground fault. 

Teknisi profesional tentunya sudah menyadari risiko tersebut, sehingga tak pernah absen untuk membersihkan peralatan kelistrikan. Proses ini dilakukan secara mendetail, terutama pada kabel-kabel yang disambung serta bagian yang bertegangan. Penjadwalan yang dilakukan sebagian besar industri pun diharapkan dapat menekan risiko yang diakibatkan debu maupun kotoran. 

  • Jarak alat listrik dengan sumber air 

Sudah menjadi pengetahuan umum bila listrik dan air adalah dua komponen yang sebaiknya tak ditempatkan berdekatan. Namun, keteledoran di tempat kerja tak jarang mengundang bahaya yang berdampak pada reputasi industri.  

Oleh karenanya, sebelum memulai pembersihan, teknisi harus memeriksa bahwa alat listrik tak berada di sekitar atau berdekatan dengan sumber air. Jika peralatan sudah terlanjur kena air, ada baiknya untuk memutusnya dari aliran listrik. Gunakan perlengkapan kering dan tak menghantarkan listrik saat menangani alat-alat tersebut. 

  • Tingkat kelembapan di dalam ruangan 

Seperti air, tingkat kelembapan juga berpotensi menimbulkan kecelakaan kalau teknisi yang diterjunkan untuk maintenance kurang waspada. Mengapa? Ruangan lembap adalah salah satu musuh besar alat listrik, sebab dapat memicu short circuit dan ground fault. 

Dalam hal ini, teknisi perlu memastikan ruangan hingga perlengkapan perawatan yang digunakan benar-benar kering. Lakukan langkah serupa terhadap bagian insulator serta enclosure untuk mengurangi risiko kegagalan listrik yang umum disebabkan udara maupun suhu lembap. Setelah yakin tak ada air yang tersisa, pembersihan dapat dilakukan. 

  • Pemasangan sambungan listrik 

Hal selanjutnya yang wajib diwaspadai teknisi sebelum membersihkan alat listrik industri adalah pemasangan sambungan. Sambungan kurang kencang atau merenggang yang dibiarkan memicu masalah pada kegagalan skema kelistrikan. 

Bukan hanya itu, sambungan listrik yang kendur dapat menyebabkan overheating pada alat listrik yang bakal berbuntut pada korsleting. Faktor ini pula yang paling umum memicu kebakaran di pabrik kecil hingga besar. Jadi, teknisi pun perlu memperhatikan atau memperbaiki sambungan listrik saat melakukan pembersihan untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan terburuk. 

Panduan penggunaan alat listrik untuk pekerja industri 

Dengan mewaspadai hal-hal di atas, teknisi akan lebih cepat mengaplikasikan solusi dan bisa membersihkan alat listrik tanpa mengalami masalah lanjutan. Hasilnya, peralatan bisa dioperasikan dalam waktu lama. Kalaupun ada perbaikan atau penggantian komponen, langkah tersebut baru diambil saat alat harus segera diperbarui atau batas waktu pemakaian habis. 

Kewaspadaan pun tak hanya diperuntukkan bagi teknisi. Pekerja yang sehari-hari menggunakan alat listrik pun sebaiknya mengikuti panduan berikut agar tak celaka di tempat kerja: 

  1. Hindari penumpukkan stop kontak di satu sumber listrik. Walau hal ini sudah semakin jarang dijumpai di lingkungan industri, beberapa pekerja masih melakukan kebiasaan buruk tersebut dengan alasan praktis atau buru-buru. Padahal, langkah ini bakal mengundang risiko seperti tersetrum hingga korsleting dari beban listrik yang kurang stabil; 
  1. Hentikan penggunaan alat listrik apabila Anda menemukan kabel yang terkelupas atau terbuka meski sedikit. Putus aliran listrik, lalu minta teknisi untuk mengganti kabel tersebut dengan yang baru agar pekerjaan dapat segera diteruskan; 
  1. Steker yang dipakai untuk kebutuhan industri tak boleh longgar. Hal ini sering terjadi karena beberapa pekerja memaksakan diri menghubungkan alat meski lubang colokannya sempit. Jika dilakukan dalam waktu lama, elemen penghantar pada perangkat bisa cepat rusak serta mengurangi kapasitas peranan listrik; 
  1. Untuk instalasi listrik di luar ruangan, pakai steker khusus yang tertutup rapat dan terbuat dari material anti-karat. Selain menekan risiko rusak akibat perubahan cuaca, langkah ini pun akan mencegah kerusakan akibat gigitan binatang; 
  1. Jangan lupa untuk mencabut peralatan dari sumber listrik saat tak digunakan. Dengan begitu, tagihan listrik tak membengkak dan risiko kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin. 

Selamat membersihkan alat-alat listrik untuk memperlancar dan mengoptimalkan kegiatan industri!

Cara Merawat Peralatan Listrik Pabrik

Maintenance  atau perawatan yang Anda lakukan terhadap peralatan listrik di pabrik tidak bisa disamakan dengan pemeliharaan di rumah. Pasalnya, alat-alat yang digunakan lebih kompleks dan ukurannya bisa lebih besar, terutama kalau digunakan untuk produksi barang. 

Untuk mencegah kerusakan dan risiko lain yang lebih parah, pihak pabrik akan menerapkan pemeliharaan bernama preventive maintenance electrical. Kemudian, mereka juga menjadwalkan perawatan tersebut supaya usia peralatan listrik lebih panjang. Dengan begitu, pabrik tak perlu mengeluarkan bujet tambahan karena alat-alat yang mereka gunakan jarang mengalami masalah. 

Mengenal preventive maintenance electrical 

Preventive maintenance electrical adalah salah satu dari tiga jenis perawatan yang dilakukan terhadap peralatan listrik. Dua pemeliharaan lainnya adalah corrective maintenance electrical dan breakdown maintenance electrical.  

Umumnya, preventive maintenance electrical dikerjakan electrician atau petugas atau teknisi listrik. Mereka yang bertanggungjawab memeriksa kondisi peralatan listrik dan mengambil tindakan apabila menemukan kerusakan sekecil apa pun. Pencegahan seperti ini pula yang membuat pabrik lebih sigap mengganti komponen maupun alat secara menyeluruh agar kegiatan produk terus berlangsung. 

Sementara jadwal perawatan yang diaplikasikan adalah salah satu bagian panduan yang akan memudahkan teknisi melakukan tugas-tugasnya. Selain itu, beberapa spesifikasi pada mesin memang memerlukan jadwal untuk pemantauan kinerja. Masing-masing pabrik mempunyai jadwal berbeda, tetapi selalu rutin. Baik secara harian, mingguan, bulanan, triwulan, per semester, hingga tahunan. 

Kategori pemeriksaan pada preventive maintenance electrical 

Pada preventive maintenance electrical, pemeriksaan atau inspeksi dikategorikan menjadi dua bagian, di antaranya: 

  1. Pemeriksaan peralatan listrik utama (major machineries) 

Peralatan listrik yang masuk ke dalam kategori mesin utama adalah setiap alat atau mesin yang performanya berdampak besar terhadap kelancaran proses produksi. Jika peralatan pada kelompok ini mengalami masalah dan terlambat ditangani, bukan hanya aktivitas yang terhenti total. Pabrik juga bakal mengalami kerugian besar karena harus mengganti mesin sekaligus pesanan konsumen. 

Maka dari itu, pemeriksaan terhadap mesin atau alat listrik utama selalu dilakukan secara mendalam, serius, serta teliti. Teknisi yang diterjunkan untuk inspeksi ini pun biasanya sudah berpengalaman dan mampu menemukan solusi cepat agar pabrik bisa kembali memproduksi barang. 

  1. Pemeriksaan peralatan listrik pendukung (minor machineries) 

Sesuai namanya, peralatan listrik dalam kategori mesin pendukung berfungsi untuk menunjang alat-alat di kategori mesin utama. Alat-alat listrik dalam kelompok ini, termasuk mesin cadangan, memiliki performa yang tak langsung berpengaruh terhadap produksi maupun barang yang dihasilkan. Jadi, kendala yang terjadi pada mesin pendukung tak akan serta-merta menghentikan aktivitas di pabrik. 

Meski begitu, pemeriksaan berkala tetap harus dilakukan. Peralatan listrik yang bertugas sebagai mesin pendukung bisa saja mengurangi performa mesin utama kalau kerusakannya diabaikan dalam waktu lama. 

Kegiatan-kegiatan dalam preventive maintenance electrical 

Preventive maintenance electrical yang diterapkan terhadap peralatan listrik di pabrik terdiri atas beberapa kegiatan, di antaranya: 

  • Pembersihan (cleaning). Langkah ini adalah yang paling mudah dilakukan dan dijadwalkan secara berkala untuk menghindari penumpukan kotoran dan debu yang dapat mengganggu efisiensi peralatan listrik; 
  • Pelumasan (regreasing). Seperti mesin pada perangkat-perangkat lain, mesin yang ada di peralatan listrik memerlukukan pelumasan secara rutin. Tujuannya adalah melancarkan alat bekerja dengan lancar dan mencegah gesekan yang berpotensi merusak komponen; 
  • Penyetelan ulang (adjusment).  Dengan penyetelan ulang yang dijadwalkan, teknisi dapat mengetahui kondisi peralatan listrik maupun komponen di dalamnya. Pengaturan ulang pun diharapkan dapat membuat kinerjanya semakin optimal; 
  • Penggantian komponen (replacement). Sejumlah komponen dalam peralatan listrik memiliki batas waktu atau life time yang wajib diketahui teknisi. Dengan begitu, mereka bisa segera mengganti komponen sebelum melampaui ‘tanggal kadaluarsa nya; 
  • Evaluasi (evaluation). Evaluasi atau analisis perlu dilakukan dalam perawatan supaya teknisi mengetahui performa hingga kendala yang pernah dialami peralatan listrik. Sehingga mereka bisa mengambil tindakan cepat saat mengalami masalah serupa; 
  • Pencatatan (recording). Teknisi akan melakukan pencatatan mengenai kegiatan atau hal lain yang berkaitan dengan perawatan alat listrik. Catatan tersebut akan membantu dalam tahap evaluasi atau disimpan sebagai bukti pemeliharaan. 

Jenis perawatan lain untuk peralatan listrik di pabrik 

Seperti yang disebutkan, preventive maintenance electrical bukan satu-satunya perawatan yang digunakan untuk peralatan listrik. Ada corrective maintenance electrical yang sifatnya memperbaiki hingga mengubah fungsi alat supaya menjadi andal. 

Beberapa kegiatan yang mencakup corrective maintenance electrical adalah: 

  • Mengubah fungsi mesin atau peralatan listrik terhadap proses pengolahan atau produksi; 
  • Menyusun rancangan terhadap mesin atau komponen yang kerap mengalami kendala atau kerusakan yang cukup fatal; 
  • Mengganti mesin atau komponen dengan yang lebih canggih; 
  • Meningkatkan frekuensi perawatan terhadap alat-alat listrik tertentu yang mempunyai jam operasional di atas normal atau ekstrem; 
  • Menganalisis ulang peralatan listrik dengan kinerja maksimal terhadap beban yang ditanggung. Teknisi kadang mengambil langkah alternatif seperti menambah kapasitas pada peralatan listrik. 

Selanjutnya, ada breakdown maintenance electrical. Sama seperti corrective maintenance electrical, perawatan ini bersifat memperbaiki serta diambil sebagai langkah akhir, yakni saat peralatan listrik di pabrik mengalami kerusakan atau kegagalan kala dioperasikan. 

Sejumlah kegiatan yang masuk ke dalam breakdown maintenance electrical adalah perbaikan, penggantian, penyetelan, dan lain sebagainya terhadap peralatan listrik. Dalam hal ini, alat listrik akan dibiarkan beroperasi, sehingga teknisi bisa mengembalikan performanya seperti sedia kala. 

Demikian informasi seputar perawatan-perawatan yang dilakukan terhadap peralatan listrik untuk kebutuhan pabrik. Semoga Anda dapat memberikan pemeliharaan terbaik pada alat-alat yang dipakai untuk produksi! 

Bagaimana pembersihan pabrik tanpa mengganggu operasional? Pabrik adalah pondasi utama bagi setiap perusahaan belum lagi di era modern seperti saat ini, pabrik sudah menawarkan lingkungan kerja lebih baik jika dibandingkan era revolusi industri yang terjadi sebelumnya. 

Walaupun demikian kebersihan dalam sebuah pabrik harus tetap dijaga sesuai standar, seperti dengan membersihkan peralatan produksi dan lantai secara rutin, sampai pembersihan dengan menggunakan metode khusus agar ruangan pabrik tetap terjaga kesterilannya dan terbebas dari kontaminasi.  

Bagian-Bagian yang Harus Dibersihkan di Pabrik 

Ada beberapa bagian yang harus selalu dibersihkan di lingkungan pabrik berikut tipsnya, di bawah ini : 

  1. Membersihkan Lingkungan Produksi atau Area Kerja 

Langkah paling utama ialah membersihkan lingkungan atau area yang sering dipakai karyawan untuk melakukan aktivitasnya, seperti area produksi, sebagai tempat aktivitas produksi, melibatkan alat-alat produksi, mesin, dan bahan-bahan mentah, yang tentunya meninggalkan banyak residu. Apabila area ini tidak dibersihkan dengan baik dapat menyebabkan masalah kerusakan bahkan mengancam keselamatan para karyawan. 

  1. Merapikan dan Membersihkan Gudang 

Pembersihan gudang penting sekali karena tempat ini sering disukai banyak binatang, seperti kecoa, tikus, dan lain sebagainya. Terlebih lagi gudang tempat penyimpanan makanan biasanya lebih baik dibersihkan secara rutin. Area pabrik dan gudang wajib dibersihkan dengan memastikan lorong-lorongnya sudah terbebas dari minyak dan kotoran. Selain itu, pastikan pula suasana lingkungan yang ada di dalam gudang sesuai kebutuhan bahan-bahan yang disimpan di dalamnya, seperti sirkulasi udara dan pengaturan suhunya. 

  1. Membersihkan Langit-Langit, Lantai dan Dinding 

Pembersihan dinding, lantai, serta langit-langit penting sekali sebab saat membersihkan daerah tertentu di area pabrik, tak hanya membersihkan bagian tertentu saja yang harus diperhatikan tetapi juga langit-langit dan dinding juga wajib dibersihkan. Sebab langit-langit dan dinding pun dapat terkontaminasi oleh kotoran, debu, abu bekas pembakaran, minyak, dan yang lainnya. 

  1. Menyapu dan Mengepel Lingkungan Kantor 

Ara kantor biasanya digunakan sebagai tempat manajemen perusahaan, sekaligus sebagai tempat yang harus selalu dibersihkan. Para petugas kebersihan harus mengepel dan menyapu lantai yang kotor di dalam kantor, dan biasanya dilakukan dengan rutin supaya kondisi kantor tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya. 

  1. Membersihkan Toilet 

Petugas toilet juga harus selalu membersihkan toilet, selalu menyediakan tisu, sabun pencuci tangan, serta mesin pengering tangan di setiap toilet supaya bahan kontaminan yang ada di toilet tidak masuk ke tubuh para pekerja pabrik atau karyawan yang memakai toilet dengan cara bergiliran. 

  1. Membersihkan Tempat Istirahat atau Kantin 

Area-area tersebut juga wajib dibersihkan karena termasuk bagian dari industri atau pabrik sekaligus sebagai tempat beraktivitas para karyawan/pekerja. Kebersihan lantai kantin juga bisa kotor dan berminyak akibat dari aktivitas memasak. Selain itu, bersihkan ruang merokok yang seringkali kotor akibat puntung rokok yang berceceran. Untuk kebersihan dan sanitasi yang menyeluruh pada area istirahat ini juga tak boleh luput dari kebersihan.  

  1. Membersihkan Halaman Luar Pabrik 

Selain bagian dalam pabrik, area luar pabrik juga sangat penting untuk diperhatikan. Area luar pabrik wajib dibersihkan dengan rutin, mulai dari tempat parkir, taman dan yang lainnya. Hal ini dilakukan agar semua karyawan pabrik tetap merasa nyaman dan betah dengan kondisi pabrik yang selalu terawat dan bersih. 

Lalu, Bagaimana Dengan Kebersihan Alat-Alat Elektronik dan Listrik di Pabrik? 

Komponen yang juga harus benar-benar diperhatikan dalam perawatan dan kebersihan pabrik ialah peralatan listrik. Peralatan elektronik dan listrik jika dibersihkan bisa menimbulkan akibat yang fatal, karena bisa menimbulkan terjadinya kecelakaan kerja akibat korsleting listrik atau kerusakan pada mesin yang tidak dirawat dengan benar. 

Namun, untuk peralatan listrik yang termasuk bagian vital di pabrik ini juga tidak sembarangan dilakukan pembersihan begitu saja. Karena memerlukan cairan khusus untuk membersihkannya. Namun kini Anda tak perlu khawatir, karena Super Electrosafe bisa menjadi solusi sekaligus andalan untuk membersihkan peralatan listrik. 

Kontak Kami untuk Pertanyaan atau Pemesanan Super Electrosafe

Super Electrosafe dapat digunakan untuk membersihkan elektronik, motor, dan degreaser karena memiliki kekuatan dielektrik yang kuat sehingga bisa mencegah terjadinya korsleting listrik sekaligus tidak akan merusak bagian-bagian tertentu pada kelistrikan.  

Pembersihan Pabrik Tanpa Mengganggu Operasional Dengan Super Electrosafe 

Sebuah industri atau pabrik tentu dituntut untuk selalu on alias selalu beroperasi selama 24 jam penuh. Adapun salah satu kendala membersihkan pabrik, terkadang dikarenakan pabrik yang selalu beroperasi full jadi jika dilakukan pembersihan biasa bisa saja mengganggu aktivitas operasional yang ada di pabrik itu sendiri. 

Tapi tunggu dulu, jika Anda mengandalkan Super Electrosafe maka hal ini tidak menjadi masalah. Karena solven ini memungkinkan proses pembersihan secara live sehingga tidak mengganggu proses operasional di pabrik yang beroperasi atau yang sedang berjalan.  

Kontak Kami untuk Pertanyaan atau Pemesanan Super Electrosafe

Jadi, Super Electrosafe ialah solven yang siap pakai dengan kemampuan dielektrik yang cukup tinggi. Solven ini juga memiliki banyak kelebihan, diantaranya tidak korosif, 100% mudah menguap, tidak akan menimbulkan residu atau kotoran, dan tidak menimbulkan bau menyengat, sehingga penggunaannya tidak mengganggu. 

Dengan membersihkan peralatan industri menggunakan cairan yang tepat, tentu saja tidak berdampak negatif bagi peralatan maupun orang-orang yang menggunakan peralatan tersebut. Sebab yang namanya peralatan listrik atau mesin di pabrik selalu digunakan setiap waktu saat pabrik beroperasi. Jadi penting sekali memperhatikan perawatan dan pembersihan alat tersebut agar tetap berfungsi dengan baik. 

Super Electrosafe adalah andalan pembersihan peralatan pabrik yang tepat karena khusus digunakan untuk alat-alat industri yang berkaitan dengan bidang kelistrikan atau elektronik.

Kontak Kami untuk Pertanyaan atau Pemesanan Super Electrosafe

super electrosafe

Kontak Kami untuk Pertanyaan atau Pemesanan Super Electrosafe