dry ice cleaning

Teknologi dry ice cleaning merupakan teknik pembersihan terobosan baru yang tengah diminati oleh industry-industri di dunia. Apa itu dry ice cleaning dan industri apa yang paling menarik manfaat darinya?

Apa Itu Dry Ice Cleaning?

Teknik ini merupakan cara membersihkan mesin dan berbagai permukaan yang aman dan efektif. Pembersihan es kering atau pembersihan tekanan kering menggunakan media ledakan berupa karbon dioksida padat. Teknologi pembersihan terbaru ini memberikan hasil yang lebih bersih, waktu yang lebih singkat serta tak meninggalkan limbah sekunder seperti teknik pembersihan bertekanan lainnya.

Teknik pembersihan dry ice cleaning membutuhkan pembongkaran terbatas dan peralatan bisa diaktifkan kembali setelah dibersihkan sehingga mengurangi durasi shutdown dan mampu meningkatkan produksi. Teknologi dry ice cleaning sangat tepat digunakan untuk pembersihan mesin yang kritis dengan durasi pembersihan yang singkat. Anda bisa menggunakan teknik pembersihan es kering untuk menghilangkan residu hidrogen sulfida, resin, karbon, sisa makanan, korosi, residu minyak dan debu bijih besi.

Mengapa Memilih Metode Ini?

Ada beberapa keuntungan pemakaian teknik pembersihan es kering, di antaranya seperti :

  • Menghemat waktu shutdown

Pekerjaan pembersihan tak membutuhkan waktu lama. Teknik ini memiliki sifat unik yakni tak mengandung kelembaban sehingga kontaminan yang dibersihkan bisa tetap kering dan tak meninggalkan debu. Sisa-sisa pembersihan bisa dengan mudah disedot maupun ditangkap oleh filter sehingga Anda tetap bisa melanjutkan pekerjaan selama pembersihan berlangsung.

  • Minimal limbah buangan

Teknik pembersihan es kering hanya membutuhkan sedikit pembersihan tambahan setelah seluruh prosesnya selesai. Hal ini tentu mengurangi biaya pembuangan limbah secara signifikan. Bahkan dalam beberapa kasus biaya tambahan dan limbah dari proses pembersihan es kering bisa benar-benar dihilangkan.

  • Mempersingkat pekerjaan

Proses pembersihan yang bersifat kering memungkinkan pengurangan kebutuhan penggunaan alat pengeringan maupun oven untuk mengeringkan selama berhari-hari. Pembersihan es kering di lokasi juga mengurangi potensi kerusakan peralatan selama proses transportasi.

  • Tak memakai bahan kimia berbahaya

Proses pembersihan es kering tak membutuhkan bahan kimia berbahaya. Hal ini membuat teknik ini sangat aman bagi kesehatan serta mengurangi resiko cedera karena bisa menjangkau area yang sulit dengan mudah. Teknik pembersihan es kering memanfaatkan berbagai macam bentuk nozzle yang mampu menjangkau lokasi sulit dan membersihkannya secara sempurna.

  • Lebih banyak mencapai hasil pembersihan selama shutdown

Teknik pembersihan ini dinilai lebih praktis. Anda tak perlu membongkar dan merakit peralatan kembali setelah dibersihkan. Hal ini membuat banyak aktivitas bisa diselesaikan selama durasi shutdown. Waktu shutdown pun bisa dipotong secara drastis. Karena proses pembersihan es kering merupakan proses yang kering, Anda bisa langsung mengembalikan peralatan listrik ke kondisi semula setelah proses pembersihan selesai.

Bagaimana Teknik Dry Ice Cleaning Bekerja?

Metode pembersihan ini menerapkan metode pembersihan bertekanan tinggi. Teknik ini dinilai lebih unggul daripada metode tekanan air di semua aplikasi. Proses pembersihan es kering dikendalikan oleh accelerator es kering yang bertindak sebagai media pemberi tekanan dan pengendali laju umpan es. Setidaknya ada 3 sumber energy yang dipakai dalam proses pembersihan ini yakni energi kinetik, perbedaan termal dan sublimasi serta ekspansi molekul.

Energi kinetik yang digunakan dalam proses dry ice cleaning mirip metode peledakan tradisional yakni butiran dry ice dipercepat dalam tekanan jet udara yang terkompresi. Ketika butiran dry ice menjangkau kontaminan, maka akan membentuk perbedaan termal antara kontaminan dan lapisan yang terkontaminasi sehingga tercipta pecahan ikatan. Dry ice terbentuk dari karbon dioksida yang terkompresi. Bila diekspansi dengan cepat, maka dry ice mampu menghilangkan kontaminan. Ketika dry ice menyentuh permukaan, butirannya akan berubah dari padat kembali ke gas normal secara instan.

Industri Apa yang Paling Menarik Manfaat Dari Dry Ice Cleaning?

Hingga saat ini, teknik dry ice cleaning banyak digunakan di Australia, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Indonesia, China, Thailand dan Singapura. Peningkatan laju ekonomi dinilai sebagai pemicu penggunaan dry ice cleaning. Hal ini juga berdampak pada penerapan teknik pembersihan manual dan kimia yang dianggap memiliki banyak kekurangan dan tak lagi dibutuhkan. Di negara-negara maju, dry ice cleaning diterapkan di 80% industri. Industri yang mendapatkan manfaat dari teknik pembersihan dry ice di antaranya seperti :

  • Industri pembangkit listrik, meliputi pembersihan turbin gas, substations, switchyards dan gulungan stator generator.
  • Mining, meliputi pembersihan lokasi, draglines, face shovels,winders, slip rings, commutators, resistor banks, heatsinks dan kabinet distribusi alat listrik.
  • Kilang minyak, meliputi pembersihan mesin derek, mesin proses, cabinet listrik MDB, peralatan manufacturing dan sistem kontrol.
  • Percetakan dan kertas, meliputi pembersihan mesin cetak, rol anilox dan karton dan kertas manufaktur peralatan.
  • Pengolahan makanan, meliputi pembersihan peralatan produksi, pengemasan, lokasi produksi dan komponen elektrik.

Tindakan Pencegahan Dry Ice Cleaning

Meski menawarkan banyak keuntungan dan memiliki tingkat keselamatan tinggi, teknik pembersihan ini juga memiliki kelemahan. Kelemahannya yakni kontaminan akan beterbangan ketika proses pembersihan berlangsung. Partikel kontaminan yang dilepaskan dari permukaan bisa terbang dan mendarat di area yang tak diinginkan. Oleh sebab itu, lindungi peralatan dengan memberi kain penutup ketika proses pembersihan berlangsung.

Permukaan yang dicat juga bisa rusak ketika terkena dry ice cleaning. Menyesuaikan kecepatan dan tekanan dry ice cleaning sangat diperlukan guna menghindari kerusakan pada permukaan lainnya. Jangan lupa pula untuk memastikan adanya aliran udara yang baik selama proses pembersihan berlangsung. Hal ini karena bekerja dengan konsentrasi gas CO2 yang tinggi bisa memicu sesak napas.

steam cleaning

Anda tentu pernah mendengar tentang proses steam cleaning. Proses pembersihan yang menggunakan uap air panas ini bisa diaplikasikan pada banyak hal. Mulai dari kebutuhan rumah untuk membersihkan perabotan, untuk kebutuhan kantor untuk membersihkan karpet kantor ataupun di industri untuk membersihkan parts mesin di pabrik.

Penggunaan yang masih sering membuat banyak orang penasaran adalah aplikasi steam cleaning untuk kebutuhan industri. Tentu aplikasinya di industri ini ada macam – macam. Mulai dari otomotif, makanan, mesin dan bahkan industri berat lainnya bisa menggunakan teknik ini. Jika ingin tahu lebih soal aplikasinya dan informasi lain seputar steam cleaning, mari bahas bersama di sini.

Apa Sebenarnya Steam Cleaning Itu?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, steam cleaning menggunakan uap panas untuk membersihkan sesuatu. Suhu yang tinggi dan juga air yang dihasilkan bisa mengangkat noda dengan lebih cepat. Penggunaan uap ini tentu bervariasi. Jika untuk di rumah, uap bisa dihasilkan dari alat seperti vacuum cleaner, tapi untuk pembersihan mesin pada mobil, mesin uap biasanya dilengkapi kompresor dengan daya tekan tinggi. Karena banyak variasinya, Anda tentu bisa melihat betapa fleksibel penggunaan cara bersih – bersih dengan uap ini.

Jika melihat sejarahnya, pembersihan uap pertama kali diangkat oleh Frank W Ofeldt pada tahun 1927. Pembersihan alat – alat industri waktu itu tentu cukup sulit mengingat bahan bakar batu bara masih umum digunakan. Jadi arang dan karbon pasti mudah terbentuk pada mesin dan bisa membuat masalah pada mesin. Untuk memudahkan pembersihan ini, uap-pun digunakan.

Sampai saat ini, uap masih digunakan dan bahkan dibuat lebih compact agar siapa saja bisa menggunakannya. Tapi untuk industri, penggunaan steam cleaning makin condong ke power. Uap yang lebih panas dan juga daya sembur yang lebih kuat adalah hal yang diutamakan pada dunia industri.

Aplikasi Steam Cleaing Dalam Industri

Nah, Anda tentu sudah tahu bahwa aplikasi uap untuk industri tentu ada banyak tergantung dari industri apa yang menggunakannya. Untuk mengetahui lebih detail, mari angkat beberapa contoh aplikasi dari beberapa industri berikut ini:

Industri Alat Berat

Pada industri alat berat, steam cleaing lebih digunakan sebagai bagian dari proses maintenance. Mesin – mesin yang besar dan complex tentu harus bisa dijaga kondisinya agar produksi di pabrik tetap berjalan lancar. Tapi mesin – mesin ini tentu akan sulit jika harus dibongkar untuk dibersihkan. Jadi untuk membersihkannya, steam cleaning digunakan untuk membersihkan celah – celah mesin.

Kotoran yang menumpuk, debu, oli dan juga hal lain bisa lepas dari mesin karena suhu tinggi dan juga tekanan uap. Tanpa harus membongkar mesin, tekanan dari mesin dan suhunya yang tinggi pasti akan menyebar dan mendorong kotoran keluar dari mesin.

Industri Kimia

Di industri kimia, steam cleaning digunakan untuk mensterilkan peralatan. Jika ada masalah kontaminasi pada peralatan, tentu reaksi kimia yang tidak diinginkan bisa terjadi. Beberapa bakteri dan material yang tidak diinginkan tentu bisa mudah dibersihkan dengan uap suhu tinggi. Karena hal ini, pada industri kimia, steam cleaning lebih mementingkan suhu yang tinggi.

Industri Makanan

Hampir sama dengan industry kimia, industri makanan juga menggunakan steam cleaning untuk memastikan peralatan yang digunakan bersih dan bebas dari bakteri. Orang – orang tentu ingin membeli produk makanan yang bersih dari kontaminasi. Jadi dalam menjaga kebersihan peralatan, alat uap pembersih-pun digunakan. Biasanya uap yang digunakan di sini tidak hanya memiliki suhu tinggi tapi juga dicampur dengan bahan khusus untuk menetralkan bakteri berbahaya juga.

Industri Tekstil

Dalam industri ini, pembersihan dengan uap panas lebih digunakan pada pabrik karpet, bulu hewan, kulit serta sejenisnya. Pembersihan dengan cara ini bisa memastikan debu dan kotoran yang menempel pada material. Dalam industri ini, pembersihan dilakukan di gundang. Anda bisa bayangkan saat produk lama disimpan dan belum dikirim, kotoran pasti akan menumpuk pada produk karpet ataupun bahan kulit tebal lainnya. Tapi saat akan dikirim, pembersihan tentu diperlukan untuk mengangkat kotoran, membunuh bakteri dan juga menghilangkan bau.

Industri Otomotif

Jika urusan mengurusi mesin, tidak ada yang lebih sibuk soal ini selain industri otomotif. Untuk bagian – bagian mesin mobil yang perlu dibersihkan karena masalah oli ataupun penumpukan karbon karena pembakaran, penggunaan steam clening sangat efektif. Noda membandel ini biasanya dibersihkan dengan uap air yang dikompres dengan tekanan tinggi dan juga suhu yang tinggi.

Pembersihan ini juga penting digunakan saat mobil ataupun motor perlu dicat. Permukaan body kendaraan sebelum di cat harus bersih dari segala kotoran. Jika dibersihkan dengan teknik ini, kotoran past lepas dan meninggalkan permukaan yang mulus dan bersih. Dalam kondisi ini, hasil pengecatan tentu akan mulus dan sempurna.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Steam Cleaing

Dalam industri, penggunaan uap untuk pembersihan bisa dibilang lebih berbahaya daripada penggunaan untuk pembersihan biasa. Jika di rumah ataupun kantor, vacuum uap mungkin tidak terlalu letal walaupun tetap berbahaya. Tapi saat di industri, berurusan dengan uap panas dengan tekanan tinggi tentu perlu peraturan tertentu. Jadi karena hal ini, proses steam cleaning dalam industri memiliki tim dan peralatan khusus yang menjamin keamanan.

Ultrasonic cleaning

Dalam Industri, penggunaan ultrasonic, cleaning tentu sudah tidak asing. Berbagai alat dan juga part di pabrik perlu perawatan khusus dan hanya alat ini yang bisa melakukannya. Alat dan part yang dibersihkan dengan alat ini tentu memiliki spesifikasi yang sensitif, jadi tidak bisa sembarangan dibersihkan. Untuk mengetahui lebih seputar ultrasonic cleaing dalam industri, mari bahas bersama secara lebih detail dalam artikel ini.

Apa Itu Ultrasonic Cleaning?

Ultrasonic cleaning adalah alat pembersih khusus yang bekerja cepat melepaskan kotoran dari objek tertentu. Cara kerja alat ini memanfaatkan cairan yang akan menjadi medium suara dengan gelombang ultrasonik. Gelombang dengan frekuensi tinggi ini akan membuatkan getaran mikroskopik yang membuat kotoran yang menempel kuat bisa lepas dengan lebih mudah.

Proses pelepasan ini disebabkan oleh frekuensi tinggi energi listrik yang diubah menjadi gelombang suara oleh alat transduser. Getaran akan mempengaruhi cairan dalam kontainer dan membuatnya memiliki daya gosok. Getaran mikroskopik pada benda yang dibersihkan juga membantu melepaskan kotoran. Hasilnya, material yang membandelpun bisa lebih mudah dibersihkan tanpa merusak benda utamanya.

Kekuatan dari getaran yang dihasilkan ditentukan oleh bagian transduser. Karena hal ini, jika Anda menggunakan pembersih ultrasonik, pastikan spesifikasi transduser-nya sesuai dengan keperluan industri Anda. Untuk alat besar dan kotoran banyak, kekuatan transduser akan menentukan waktu pembersihan dan kemampuan pembersihan selama siklus getaran terjadi. Jika Anda salah pilih, pembersihan bisa membutuhkan waktu lama dan tidak efektif untuk usaha industri.

Pembersihan menggunakan alat ultrasonik ini, tentu masih bisa Anda pengaruhi dengan beberapa hal. Contoh saja untuk jenis kotoran tertentu, Anda memerlukan hal seperti detergen, suhu lebih tinggi pada cairan dan bahkan secara fisik menggosok bagian yang ditempeli kotoran. Hal seperti ini tentu tergantung dari barang yang dicuci dan kotoran yang menempel.

Aplikasi Ultrasonic Cleaing di Industri

Karena memiliki kemampuan pembersihan tersebut, penggunaan ultrasonic cleaning sangat umum di Industri. Seperti yang Anda tahu, banyak alat – alat sensitif digunakan untuk keperluan usaha industri pada umumnya. Jika alat ini dibersihkan secara manual dengan tangan, ada kemungkinan kerusakan bisa terjadi. Masalah lain juga bisa muncul jika kotoran menjadi kerak membandel dan akhirnya sulit lepas.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak seputar aplikasi pembersih ultrasonic ini, mari bahas bersama semuanya di sini:

Untuk Membersihkan Filter di Pabrik

Seperti yang sudah ditentukan dalam aturan pemerintah, setiap pabrik yang berdiri harus memiliki takaran emisi material berbahaya dalam level tertentu. Untuk mendapatkan level yang diinginkan, penggunaan filter untuk pembuangan limbah asap ataupun limbah cair harus dibatasi dengan filter yang baik.

Nah, harga filter kualitas tinggi ini bisa mencapai 10 ribu Yuan dan akan cepat menjadi kotor. Kebanyakan pabrik besar biasanya tidak masalah membuang ataupun menjual filter ini pada pihak daur ulang. Namun, untuk usaha dan industri menengah kecil, penggunaan filter ini tentu sangat sayang. Jika menggunakan ultrasonic cleaning, Anda bisa membersihkannya dan menggunakannya lagi.

Tergantung filter yang digunakan, tentu Anda harus siap menyesuaikan transduser yang digunakan untuk membersihkan. Contoh filter untuk kebutuhan limbah cair akan lebih memikat kotoran membandel secara cepat daripada filter untuk limbah asap. Jadi pastikan memilih dengan membaca spesifikasinya.

Untuk Membersihkan Logam Khusus yang Sensitif

Kebel dan kawat dari logam yang digunakan untuk kebutuhan induksi, reaksi kimia ataupun ekstrusi memang bisa mengumpulkan kotoran dalam waktu lama. Dalam penggunaan ini terkadang ada lapisan karbon yang menumpuk dan bisa membuat kerak. Jika tidak dibersihkan, logam yang digunakan tersebut bisa tidak bekerja dengan benar. Tapi daripada mengganti part tersebut, lebih baik menggunakan ultrasonic cleaning.

Untuk jenis logam tertentu, banyak pabrik yang lebih memilih memotongnya dan membuang saat sudah habis. Hal ini tentu lebih irit dibanding langsung ganti, tapi tetap tidak seawet jika rutin dibersihkan. Tentu membongkar dan memasang kembali logam sensitive ini bisa ada resikonya, tapi demi menjaga kondisinya lebih prima, tentu pilihan ini lebih baik.

Untuk membersihkan dengan baik, sikat halus bisa digunakan. Penggunaan sikat kasar bisa mengikis logam ini dan membuat permukaannya jadi tidak rata. Tapi jika sudah melalui ultrasonic cleaning, dengan sikat halus saja, kotoran bisa lepas dan tetap menjaga kondisinya. Logam yang biasanya dirawat dengan cara ini antara lain adalah kawat sutra, kawat tungsten, kawat molybdenunm, serta kawat tembaga isolasi. Tentu contoh logam lain masih ada, tapi lebih niche.

Untuk Kebutuhan Pengecatan dan Phospating

Dalam industri yang memproduksi parts ataupun produk yang perlu dicat serta phospating, membersihkannya terlebih dahulu sebelum melakukan prosesnya. Jika sampai ada kotoran yang menempel dan dicat, tentu kotoran ini menghasilkan tampilan yang tidak halus dan bahkan cacat. Untuk proses phospating, hal ini tentu lebih krusial. Permukaan parts yang tidak rata pasti akan membuat coating yang diaplikasikan jadi percuma.

Cotaing pada proses phospating ditujukan untuk membuat parts menjadi tahan karat dan tahan gesekan. Tapi saat permukaan tidak halus dan sudah ada kotoran di sebelum coating digunakan, tentu saja karat tetap bisa terjadi. Tujuan tahan gesek juga bisa tidak tercapai jika permukaan tidak rata. Jadi sangat penting menggunakan ultrasonic cleaning sebelum proses ini dilakukan.

Bagaimana? Apakah sekarang sudah jelas apa apalikasi dari ultrasonic cleaing ini dalam dunia industry. Mudah – mudahan bahasan yang ada di atas bisa menambah wawasan Anda. Terima kasih sudah membaca!