Industri aviasi sangat berkembang saat ini, memenuhi tuntutan masyarakat akan kebutuhan transportasi umum cepat. Pengguna pesawat sebagai produk dari industri aviasi adalah masyarakat luas seluruh dunia. Maka dari itu pesawat bisa menjadi salah satu sumber penularan penyakit dari satu negara ke negara lain. Inilah mengapa pihak terkait harus tahu pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi.

Aspek Kebersihan Industri Aviasi

Banyak aspek kebersihan yang perlu diperhatikan dalam industri aviasi, baik di darat dan di udara. Semua aspek kebersihan tersebut harus bisa terpenuhi agar industri aviasi bisa berjalan maksimal. Di antaranya kebersihan air yang berada di maskapai, kondisi lingkungan di dalam maskapai serta peralatan maskapai penerbangan yang bersih. (Dirjen P3 Kemenkes, airmagz.com)

Dengan memperhatikan semua aspek kebersihan di atas maka kebersihan dalam industri aviasi akan semakin meningkat. Saat ini pesawat yang ada di Indonesia yang sudah memenuhi standar sanitasi dan memiliki sertifikasi hanya 90 dari total 500 pesawat. Inilah yang masih perlu ditingkatkan menurut Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kemenkes. Agar kesehatan dan keselamatan penumpang sebagai stake holder industri aviasi terjamin.

Mengapa Harus Menjaga Kebersihan Dalam Industri Aviasi?

Setelah mengetahui aspek kebersihan apa saja yang harus diperhatikan dalam industri aviasi. Perlu juga mengetahui pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi, mengapa itu harus dilakukan? Inilah alasan-alasan pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi:

  1. Untuk Menciptakan Kenyamanan Bagi Penumpang

Dengan kabin atau bandara yang terjaga kebersihan dan sanitasinya maka kenyamanan penumpang akan terjaga. Namun sayangnya untuk melakukan pemeriksaan kebersihan dan sanitasi pesawat pihak terkait mengaku masih kekurangan sumber daya manusia.(Airmgz.com) Padahal kenyamanan penumpang sangat tergantung dengan kebersihan dan sanitasi pesawat dalam sebuah maskapai penerbangan.

Dengan pesawat yang bersih dan terjaga sanitasinya maka penumpang akan lebih nyaman selama perjalanan. Bayangkan jika penumpang yang melakukan perjalanan jauh ke luar negeri dalam durasi yang sangat lama harus menggunakan pesawat yang kotor. Hal ini pasti akan sangat mengganggu dan memberikan rasa tidak nyaman bagi penumpang.

  1. Menghindarkan Penyakit Dan Virus Menular

Sebenarnya pemerintah telah memiliki peraturan terkait dengan kebersihan industri aviasi khususnya bandar udara. Telah diatur dalam peraturan Menkes no 44 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pelabuhan dan bandar udara sehat. Bandara adalah salah satu pintu masuk penyakit yang berasal dari kontaminasi bakteri dan virus menular.

Melalui penumpang pesawat dari negara terjangkit bisa menjadi sumber penyakit berbahaya bagi negara yang menerimanya. Untuk itu ada SOP karantina pesawat untuk menghindarkan sebuah negara dari penyakit dan virus menular.

Sebagai langkah preventif dari industri aviasi, seharusnya mampu menjaga kebersihan di dalam pesawat. Dengan begitu seluruh penumpang bisa terhindar dari masalah penyakit dan virus menular.

  1. Menghindarkan Penumpang Dari Keracunan Makanan Di Pesawat

Salah bagian dalam pesawat yang mungkin dapat menjadi sumber cemaran biologis, kimia dan lainnya yang mengganggu kesehatan adalah makanan. Makanan di pesawat biasanya disediakan oleh jasa boga khusus penerbangan. Perusahaan yang memberi layanannya kepada industri aviasi ini harus menjaga hygiene dan sanitasinya sesuai peraturan menkes.

Dalam peraturan Menteri Kesehatan RI no 1096 tahun 2011 tentang hygiene dan sanitasi jasa boga mengatur itu. Perusahaan jasa boga golongan C (Flight catering) harus melakukan pengawasan ketat terhadap sistem keamanan dan kebersihan pangan.

Dengan demikian akan menghindarkan para penumpang dan kru pesawat dari resiko keracunan makanan. Meskipun demikian terkadang masih ditemukan kasus keracunan makanan yang umumnya terjadi karena kontaminasi saat penanganan makanan. Untuk mengatasinya harus mengetahui pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi khususnya aspek makanan.

  1. Menjaga Reputasi Perusahaan

Menjaga kebersihan di dalam industri aviasi adalah salah satu cara perusahaan penerbangan untuk menjaga reputasinya. Sebuah maskapai penerbangan yang selalu bersih dan memiliki sertifikat laik sanitasi akan memiliki reputasi yang lebih baik di mata konsumen. Konsumen akan memilih sebuah perusahaan penerbangan yang memiliki reputasi atau standar kebersihan tinggi untuk digunakan.

Di Indonesia sendiri ada satu maskapai penerbangan yang masuk ke dalam 20 besar maskapai terbersih di dunia. Dengan mendapatkan peringkat itu tentu reputasi perusahaan penerbangan yang dimaksud akan naik di mata konsumen.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan semakin meningkat seiring peningkatan pengetahuan akan kesehatan lingkungan. Tingkat kepercayaan konsumen juga meningkat kepada maskapai penerbangan yang selalu menjaga SOP hygiene dan sanitasinya yang dibuktikan dengan sertifikat. Pihak terkait mengeluarkan sertifikat layak sanitasi kepada maskapai yang sudah mendapatkan pemeriksaan.

Namun demikian tidak banyak pesawat yang sudah mendapatkan pemeriksaan dari pihak terkait karena keterbatasan SDM. Sebagai pihak penyedia jasa penerbangan maskapai seharusnya aktif untuk melakukan penjagaan kebersihan dan menjaga SOP-nya. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

  1. Menjaga Kesehatan Lingkungan

Kesehatan lingkungan dipengaruhi oleh banyak hal salah satunya adalah kebersihan. Inilah tujuan akhir menjaga kebersihan dalam industri aviasi yaitu menjaga kesehatan lingkungan. Kebersihan yang terjaga akan membuat derajat kesehatan meningkat dan kesehatan lingkungan tetap terjaga.

Demikianlah pentingnya menjaga kebersihan dalam industri aviasi karena menyangkut kepentingan banyak pihak. Baik bagi perusahaan, pengguna jasa dan masyarakat luas serta lingkungan. Dengan turut menjaga kebersihan di dalam industri aviasi maka akan menciptakan penerbangan yang aman dan nyaman bagi semua.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *