limbah pabrik

Dalam kegiatan industri, mau tidak mau pasti limbah dihasilkan. Limbah menjadi salah satu bagian dalam proses produksi. Hanya saja, limbah yang dihasilkan harus diminimalisir agar tidak memiliki dampak negatif untuk lingkungan.

Beberapa perusahaan produksi bahan kimia, pasti menghasilkan limbah yang bernama B3. Limbah yang satu ini merupakan jenis limbah cair yang biasanya dibuang atau diangkut ke laut. Agar limbah tidak mencemari lingkungan, maka saluran pembuangan pabrik juga harus berguna. Tidak hanya itu saja, setiap pabrik harus mengantongi izin pembuangan limbah.

Pasalnya, limbah B3 bukanlah limbah sembarangan. Limbah yang satu ini bisa mengganggu proses produksi jika tidak dibuang dengan benar. Selain itu, jenis limbah ini juga bisa membahayakan makhluk hidup lainnya.

Limbah pabrik

Mungkin beberapa dari Anda masih bertanya akan jenis limbah pabrik. Untuk jenisnya sendiri sangat banyak, tetapi limbah yang banyak dihasilkan adalah jenis limbah B3. Limbah ini merupakan limbah beracun dan berbahaya. Limbah B3 dihasilkan dari sisa atau buangan dari proses kegiatan industri yang memiliki kandungan racun berbahaya di dalamnya. Dengan begitu, limbah ini cukup berbahaya untuk kelangsungan makhluk hidup.

Kebanyakan limbah pembuangan pabrik ini memiliki sifat yang mudah meledak sehingga bisa menghasilkan api kalau ada reaksi atau disebut dengan oksidasi. Selain itu, limbah jenis ini juga mudah terbakar dan mengandung racun berbahaya. Sifatnya yang korosif tidak baik untuk kulit dan lingkungan sekitar.

Seperti yang disebutkan, pembuangan limbah pabrik harus mendapatkan izin, terlebih untuk limbah hasil industri. Izin dibuat dengan cara pengajuan pada Kementerian lingkungan Hidup.

Izin ini harus dimiliki oleh seluruh pabrik. Pasalnya, semua pabrik pasti menghasilkan limbah. Tanpa adanya izin, maka prose pembuangan yang dilakukan oleh pabrik melanggar hukum. Padahal dasar hukum untuk pembuangan limbah sudah tercantum pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999 dan Nomor 85 Tahun 1999 perihal Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Kepemilikan izin pengurusan dan pengangkutan limbah merupakan bukti kuat untuk pabrik bahkan kegiatan industri yang dilakukan aman dan tidak berdampak pada lingkungan sekitar.

Pasalnya, segala pembuangan yang dilakukan oleh pabrik pasti diawasi langsung oleh pemerintah. Jadinya tidak ada langsung melanggar hukum atau norma yang diberlakukan dalam proses pembuangan limbah pabrik yang bisa berdampak pada lingkungan.

Hal ini juga menjadi cara untuk menjaga kebersihan dan saluran pembuangan pabrik sehingga tidak membuat lingkungan sekitar tercemar.

Menjaga kebersihan saluran pembuangan 

Menjaga kebersihan dan kelancaran saluran pembuang pabrik merupakan langkah yang sangat penting. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan kegiatan industri yang dilakukan, terlebih dari jenis limbah berbahaya. Jika saluran pembuangan macet atau tersumbat tentu akan berbahaya untuk kegiatan industri.

Saluran yang tidak bersih bisa terjadi kebocoran. Kebocoran yang terjadi akan membuat kegiatan industri tidak nyaman. Lingkungan kerja yang tidak nyaman akan membuat mobilitas dan produktivitas juga menurun. Bahkan kalau limbah berbahaya terkena kulit pekerja akan sangat berbahaya.

Saluran pembuangan yang tidak baik juga akan berdampak pada lingkungan sekitar. Hal ini tentu akan mengganggu keberlangsungan makhluk hidup lainnya, terlebih lagi kalau kandungan limbah mengkontaminasi saluran air warga. Jika masuk ke dalam tubuh manusia akan sangat fatal akibatnya.

Menjaga kebersihan dan kelancaran saluran pembuangan pabrik tidak hanya berguna untuk kegiatan industri itu sendiri, melainkan juga agar lingkungan sekitar tidak mendapatkan dampak negatif dari kegiatan industri tersebut.

Menjaga kebersihan saluran pembuangan pabrik juga mencegah terjadinya kerugian bagi kegiatan industri tersebut. Kerugian bisa berupa kerugian material, seperti rusaknya mesin karena penumpukan limbah. Tidak hanya itu saja, kerugian bisa didapatkan dari pandangan orang lain bahwa kegiatan industri yang dilakukan tidak menjaga kebersihan.

Cara menjaga kebersihan dan kelancaran saluran pembuangan 

Untuk menjaga kebersihan dan kelancaran saluran pembuangan pabrik sama seperti menjaga kebersihan saluran pembuangan yang ada area perumahan. Pastikan bahwa saluran pembuangan tidak tersumbat oleh sesuatu.

Saluran yang tersumbat membuat pembuangan limbah juga tidak maksimal. Bahkan saluran tersumbat bisa menyebabkan limbah kembali lagi. Jika limbah kembali ke dalam pabrik tentu akan sangat berbahaya untuk lingkungan pabrik, baik untuk mesin pabrik dan pekerja itu sendiri.

Selain itu, pembersihan harus dilakukan secara rutin. Pembersihan dilakukan untuk menghilangkan residu – residu yang tertinggal di dalam saluran pembuangan. Residu tersebut jika tertinggal terlalu lama akan membuat limbah pembuangan tidak maksimal sehingga membahayakan lingkungan.

Penumpukan residu juga membuat saluran pembuangan pabrik mengalami kemacetan. Lebih parahnya lagi kerusakan bisa terjadi.

Tidak hanya pembersihan secara rutin saja, pengecekan harus dilakukan. Langkah pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui apakah saluran pembuangan dalam keadaan baik atau tidak. Jika ada masalah, bisa dilakukan dengan segera. Dengan begitu, proses pembuangan limbah pabrik bisa dilakukan dengan baik dan tidak ada hambatan sama sekali.

Langkah menjaga kebersihan dan kelancaran pembuangan lebih baik mempercayakan pada yang ahli. Tenaga ahli tentu sudah tahu bagaimana cara menjaga kebersihan dan kelancaran saluran tersebut.

Tenaga ahli pasti sudah dilatih dengan pelatihan terbaik agar pekerjaan yang dilakukan bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Kalau Anda mempercayakan pada pekerja yang tidak professional, bisa jadi bahaya yang terjadi lebih besar. Selebihnya, mempercayakan pada pekerja akan membuat pekerja kehilangan konsentrasi untuk pekerjaan mereka yang utama.

Menjaga kebersihan dan kelancaran pembuangan pabrik sebenarnya tidak susah, asalkan dilakukan oleh tenaga yang profesional dan berpengalaman.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *